Suara.com - Banyak orang mengalami kekurangan vitamin D tanpa disadari. Padahal, kekurangan vitamin D ini bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian medis segera.
Karena itu, Anda perlu mengenali gejala-gejala kekurangan vitamin D. Bila Anda sudah mengenalinya, Anda bisa konsultasi dengan dokter.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa gejala-gejala kekurangan vitamin D yang harus dikenali.
Vitamin D sangat penting untuk sel-sel kulit yang memproses keratin, protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut dan kuku kita.
Saat Anda kekurangan vitamin D, keratin tidak diproduksi pada tingkat yang dibutuhkan dan rambut kita menderita. Faktanya, kekurangan vitamin D sering dikaitkan dengan alopecia dan penipisan rambut pada pria dan wanita.
Ada banyak penelitian yang menyimpulkan dengan hasil yang sama, yang berarti bahwa perubahan dalam pola makan kita diperlukan.
2. Susah tidur
Vitamin ini memainkan peran penting dalam memiliki pola tidur yang baik. Penelitian telah menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D bisa menyebabkan insomnia, gangguan tidur, kurang tidur, dan lebih sedikit jam tidur.
Baca Juga: Minyak Zaitun vs Minyak Kelapa, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan Jantung?
Pada beberapa orang, kondisi ini bisa menyebabkan sleep apnea, di mana pernapasan seseorang tidak diatur dan mengganggu tidur mereka sepanjang malam.
3. Lebih sering sakit
Salah satu pelindung yang dapat dimiliki tubuh dan sistem kekebalan Anda sebagai pertahanan terhadap penyakit dan virus adalah vitamin D.
Saat tubuh Anda kekurangan vitamin D, Anda akan lebih mudah tertular virus dan sering sakit. Anda akan lebih rentan terkena pilek, bronkitis, dan pneumonia.
4. Nyeri tulang dan sendi
Penelitian telah menunjukkan bagaimana kekurangan vitamin D meningkatkan kemungkinan terkena rheumatoid arthritis di kemudian hari.
Hal ini karena membantu menjaga massa tulang dalam tubuh kita dengan membantu penyerapan kalsium. Tinjauan ilmiah lainnya menunjukkan bahwa orang yang menderita nyeri otot kronis dan masalah terkait tulang lainnya cenderung memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah.
5. Kelelahan sepanjang waktu
Kelelahan bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk stres, kecemasan, depresi dan kekurangan vitamin D. Satu studi oleh 480 orang dengan kekurangan vitamin D lebih sering mengalami kelelahan.
Karena, tulang dan otonya lebih lebih lemah sehingga menyebabkan seluruh tubuh merasa lebih lelah. Tapi, memperbaiki pola makan dan mulai mengonsumsi suplemen membantu mengembalikan energi yang hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa