Suara.com - Saat ini diabetes bukan hanya penyakit yang dapat menyerang orang dewasa tapi juga remaja dan anak. Data International Diabetes Federation (IDF) Atlas 10th Edition 2021 mencatat, sebanyak 1.211.900 anak-anak dan remaja di bawah umur 20 tahun menderita Diabetes Tipe 1 secara global.
Dikatakan dr. Christin Santun Sriati Lumbantobing, peran orangtua sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1.
“Anak perlu mendapatkan nutrisi sehingga mendapatkan gizi yang seimbang. Susunan beragam makanan sehari-hari yang dikonsumsi, mengandung zat gizi lengkap dalam jenis dan jumlah sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk mempertahankan kesehatan dan berat badan ideal,” kaya dr. Christin.
Untuk memenuhi gizi seimbang dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1, ia menjelaskan bahwa perlu menerapkan diet seimbang.
"Gizi seimbang dapat terpenuhi ketika kita melakukan diet yang seimbang juga. Mulai dari 50-55 persen karbohidrat, 10-15 persen protein, 30-35 persen minyak atau lemak, dan 4-5 porsi serat dari buah-buahan dan sayur-sayuran,” jelasnya saat berbicara dalam acara mGanik Care, beberapa waktu lalu.
Merespon terkait meningkatnya prevalensi Diabetes Melitus Tipe 1 pada anak di Indonesia, Co-Founder mGanik Group - Jessica Rukmanto, mengatakan bahwa orangtua perlu mendukung dan membantu anak-anak dalam mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat.
Hal ini bertujuan untuk membantu mereka dalam menjalani pemulihan kesehatan serta tumbuh kembangnya.
Lebih dari itu, pihaknya turut memberikan dukungan terhadap anak-anak dalam memotivasi mereka untuk terus memiliki semangat dalam menjalani pemulihan dengan peluncuran video spesial “Hari Anak Nasional 2022” di kanal YouTube dan Instagram mGanik Group.
"Kami memahami bagaimana peran serta dari orangtua untuk membantu tumbuh kembang anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1, dalam memastikan kadar glukosa darah tetap terkontrol serta memenuhi gizi seimbangnya."
"Dukungan dari orangtua menjadi semangat tersendiri untuk anak-anak dapat tumbuh kembang secara optimal," sahut Jessica.
Baca Juga: 5 Manfaat Penting Mengonsumsi Kangkung Bagi Kesehatan, Bisa Cegah Diabetes
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026