Sel otot sangat penting untuk pergerakan tubuh dan kehilangan massa otot yang parah telah dikaitkan dengan kesehatan yang buruk dan risiko kematian yang lebih tinggi.
Namun, ini adalah salah satu cara tubuh menyediakan energi yang cukup untuk otak, yang membutuhkan beberapa glukosa untuk energi bahkan selama periode kelaparan yang berkepanjangan.
Mengkonsumsi setidaknya beberapa karbohidrat adalah salah satu cara untuk mencegah hilangnya massa otot yang berhubungan dengan kelaparan ini. Karbohidrat akan mengurangi kerusakan otot dan menyediakan glukosa sebagai energi untuk otak.
4. Fungsi karbohidrat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan
Tidak seperti gula dan pati, serat makanan tidak dipecah menjadi glukosa. Karbohidrat bisa melewati tubuh yang tidak tercerna dan dapat dikategorikan menjadi dua jenis serat, yaitu larut dan tidak larut.
Serat larut ditemukan dalam gandum, kacang-kacangan dan bagian dalam buah-buahan dan beberapa sayuran. Saat melewati tubuh, ia menarik air dan membentuk zat seperti gel. Ini meningkatkan sebagian besar tinja dan melunakkannya untuk membantu membuat buang air besar lebih mudah.
Dalam tinjauan empat studi terkontrol, serat larut ditemukan untuk meningkatkan konsistensi tinja dan meningkatkan frekuensi buang air besar pada mereka yang mengalami sembelit.
Di sisi lain, serat tidak larut membantu meringankan sembelit dengan menambahkan massa ke tinja dan membuat segalanya bergerak lebih cepat melalui saluran pencernaan. Jenis serat ini ditemukan dalam biji-bijian dan kulit serta biji buah-buahan dan sayuran.
Mendapatkan cukup serat tidak larut juga dapat melindungi terhadap penyakit saluran pencernaan.
Baca Juga: 2 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Kamu Mengantuk Setelah Makan
Satu studi observasional termasuk lebih dari 40.000 pria menemukan bahwa asupan serat tidak larut yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit divertikular 37% lebih rendah, penyakit di mana kantong berkembang di usus.
Itulah fungsi karbohidrat untuk tubuh, jadi pertimbangkan kembai asupan karbohidrat kita ya, utamanya bagi kalian yang sedang diet.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik