Health / Men
Senin, 08 Agustus 2022 | 12:09 WIB
Ilustrasi jamur tumbuh di tenggorokan (freepik)

Suara.com - Seorang pria berusia 60-an tahun mengalami kejadian langka yang membuat suaranya semakin lama semakin serak dan terdengar melengking. Namun ia tidak tahu alasannya.

Setelah memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Pennsylvania, dokter menemukan jamur tumbuh di tenggorokannya.

Menurut laporan kasus yang terbit Kamis (4/8/2022) di jurnal JAMA Otolaryngology–Head & Neck Surgery, pria tersebut mengalami suara serak yang semakin memburuk dan sesak napas selama 12 bulan terakhir.

Sebelumnya, dokter pribadinya telah memberinya kortikosteroid inhalasi, pengobatan standar untuk asma, tetapi gejalanya tidak membaik.

Dalam pemeriksaan menggunakan videostroboscop, mengungkap bahwa ada pembengkakan parah di jaringan yang melapisi tenggorokan sang pria, menyebabkan jalan napasnya menyempit, lapor Science Alert.

Jamur tumbuh di tenggorokan (Freepik)

Dokter juga melakukan biopsi pada jaringan laring pria tersebut untuk memastikan bahwa jaringan itu bengkak dan rapuh saat disentuh, yang berarti mudah robek.

Hasil pemeriksaan close-up juga mengungkap bahwa sel laring telah mati akibat peradangan hebat di tenggorokan. Pemeriksaan tersebut mengungkap sel jamur yang sedang tumbuh dikelilingi oleh sel kekebalan.

Tes diagnostik mengidentifikasi jamur sebagai Blastomyces dermatitidis, yang menyebabkan infeksi blastomycosis.

Seseorang dapat menderita blastomycosis setelah menghirup spora B. dermatitidis yang melayang di udara. Kebanyakan orang yang terpapar tidak akan menjadi sakit.

Baca Juga: Alami Sakit Punggung dan Suara Serak, Ternyata Pria 30 Tahun Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium 4

Tetapi jika memiliki sistem kekebalan yang lemah, orang tersebut memiliki risiko infeksi yang tinggi. Mereka yang terinfeksi biasnaya akan mengalami gejala antara 3 minggu hingga 3 bulan steelah menghirup spora jamur.

Terkadang, infeksi dapat menyebar ke paru-paru, kulit, tulang, atau sistem saraf pusat, yang berarti otak dan sumsum tulang belakang.

Dalam kasus pria ini, jamur hanya tumbuh di laring atau tenggorokannya, yang menjadikan kasus ini tidak biasa.

Sang pria pun menjalani operasi untuk memasang selang pernapasan di tenggorokannya dan selang makanan di perutnya.

Dia menerima obat antijamur itrakonazol yang harus dikonsumsinya dalam jangka panjang.

Dalam pemeriksaan tindak lanjut 2 bulan kemudian, kondisi sang pria sudah meningkat pesat dan dokter melepas selang makanannya.

Load More