Suara.com - Pengguna TikTok menduga bahan yang digunakan dalam pembuatan salah satu merek tampon organik dapat menyebabkan pendarahan hebat serta kista ovarium.
Merek tampon L. mengklaim produk mereka menggunakan bahan yang terinspirasi dari alam. Namun, para pengguna TikTok mempertanyakan mengapa produknya mengandung titanium dioksida, senyawa kimia untuk zat pemutih.
"Paparan (zat tersebut) dapat mengiritasi mata, hidung, dan tenggorokan, dan menyebabkan kanker," tulis seorang pengguna bernama @monirubio8.
Ia melanjutkan, "Tapi tidak hanya itu, 'zat tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan reproduksi pada manusia'."
Pengguna TikTok lain, @zt0n3r.hippie, pun membenarkan hal tersebut dan meyakini masalah kista ovarium yang dideritanya disebabkan oleh penggunaan tampon.
Benarkah dugaan para pengguna TikTok tersebut?
Titanium dioksida merupakan senyawa alami yang juga digunakan dalam makanan, seperti krimer kopi atau saus salad, serta produk kosmetik seperti bedak, pasta gigi, hingga tabir surya.
BPOM AS (FDA), mengatakan senyawa ini aman bila diberikan dalam jumlah yang disarankan, artinya kurang dari satu persen dari berat makanan hingga 25 persen dari konsentrasi tabir surya.
Seorang juru bicara Proctor and Gamble, yang memproduksi merek tampon L. mengatakan kepada Insider bahwa titanium dioksida yang mereka gunakan hanya 0,1 persen dari semua bahan dalam produk.
Baca Juga: Duh! Peneliti Temukan Kaitan Oral Seks dan Kanker Mulut
"Penting untuk diketahui bahwa tampon kita aman digunakan. Bahan-bahan berkualitas tinggi diuji secara ketat dan memenuhi peraturan keselamatan," katanya, dilansir Insider.
Namun profesor mikrobiologi dan patologi di NYU School of Medicine, Philip M. Tierno, Jr., mengatakan bahwa titanium dioksida pada tampon bisa menjadi masalah karena dapat diserap ke dalam aliran darah melalui lapisan vagina.
Mukosa vagina memiliki banyak pembuluh darah, yang memungkinkannya menyerap apa yang ditampon dan menyebabkan komplikasi seperti sindrom syok toksik.
Tetapi di sisi lain, dokter kandungan Hen Gunter menyanggah kekhawatiran pengguna TikTok sebagai hal yang tidak perlu.
"Titanium dioksida tidak menjadi masalah. Titanium dioksida tidak menyebabkan kerusakan reproduksi saat menggunakan tampon," tandas Gunter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS