Suara.com - Gigi geraham bungsu sering kali menimbulkan rasa sakit terutama saat baru muncul. Gigi geraham bungsu merupakan gigi yang terakhir tumbuh dan tidak memiliki fungsi seperti mengunyah dan berbicara. Oleh sebab itu banyak orang yang memutuskan untuk mencabutnya.
Biasanya gigi geraham bungsu yang tumbuh, gigi tersebut mulai bergeser dan berdampak pada kesejajaran gigi dan rahang. Kondisi seperti ini menjadi salah satu tanda gigi geraham bungsu perlu dicabut. Lantas bagaimana tanda-tandanya? Simak ulasannya berikut ini.
Apa itu Gigi Bungsu
Dikutip dari Northlake Dentistry, gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang terakhir tumbuh, Biasanya gigi ini tumbuh pada usia remaja akhir hingga awal usia 20an. Seiring waktu, ukuran rahang seseorang mengecil dan menyebabkan gigi bungsu menjadi terbentur dan harus segera dicabut.
Namun ada beberapa orang yang memiliki mulut yang cukup besar yang dapat menampung gigi geraham ketiga yang sedang tumbuh tersebut.
Tanda Gigi Bungsu Dicabut
Tidak semua orang dapat menampung gigi geraham bungsu untuk tumbuh secara normal pada rongga mulutnya. Bagi orang yang mengalami tanda-tanda berikut ini, maka dianjurkan untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk mencabut gigi bungsu tersebut.
1. Gusi bengkak
Salah satu tanda gigi geraham bungsu yang harus segera dicabut yang paling terlihat adalah gusi bengkak. Gusi bengkak ini diakibatkan lipatan jaringan gusi yang terbentuk saat gigi tumbuh. Makanan dan bakteri dapat bersarang di sela-sela gusi tersebut hingga menyebabkan infeksi.
Baca Juga: 3 Cara Mengobati Gusi Bengkak, Simak Alternatif dan Tahapan Amannya Berikut Ini
Infeksi ini menyebabkan gusi bengkak yang dapat menimbulkan aroma tidak sedap dalam mulut hingga kesulitan berbicara.
2. Sakit kepala
Ketidaknyamanan sakit pada gigi bungsu ini juga menjalar hingga sakit kepala. Selain itu, sakit yang diakibatkan tumbuhnya gigi ini juga bisa melebar hingga ke telinga karena posisinya sangat dekat dengan rongga mulut.
3. Nyeri rahang
Jika gigi bungsu muncul tidak beraturan, rahang Anda akan terasa sakit saat menggigit makanan dan membuka atau menutup mulut. Jika kondisi ini dibiarkan maka gusi Anda akan membengkak.
4. Gigi berlubang
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic