Nagita Slavina [YouTube TS Media]
2. Obat Pereda Nyeri
Saat mengalmi mastitis, timbul rasa nyeri pada bagian payudara. Biasanya, ibu akan diberikan obat pereda nyeri untuk menguranginya. Beberapa obat pereda nyeri tersebut seperti acetaminophen dan ibuprofen.
Tetap Menyusui dengan Teknik Khusus
Ketika mengalami mastitis seorang ibu tetap boleh menyusui bayi. Bahkan, menyusui sendiri rupanya dapat menyembuhkan infeksi yang dialami ibu.
Namun, biasanya dokter akan memberikan teknik khusus untuk menyusui. Berikut beberapa teknik khusus yang harus diperhatikan ibu dengan mastitis ketika menyusui bayi:
- Hindari terlalu lama waktu tidak menyusui. Hal ini dapat menyebabkan penyumbatan ASI.
- Pastikan bayi menempel dengan benar, terutama jika kondisi payudara membesar. Ibu dapat membantu memerah sedikit susu dengan tangan sebelum menyusui.
- Memijat payudara saat menyusui atau memompa, dari daerah yang terkena mastitis ke arah puting.
- Pastikan payudara terkuras sepenuhnya selama menyusui. Jika kesulitan mengosongkan sebagian payudara, oleskan panas kain hangat dan lembap ke payudara sebelum menyusui atau memompa ASI.
- Menyusui di sisi yang sakit terlebih dahulu.
- Selalu ubah dan variasikan posisi menyusui.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini