Suara.com - Setelah pandemi Covid-19 semakin banyak orang sadar tentang pentingnya kesehatan. Ini jugalah yang akhirnya membuat ASHTA memutuskan memberikan immune booster IVtamins kepada lebih dari 200 karyawan dan tenant.
Alih-alih vitamin minum atau vitamin oral yang bisa terbuang lewat urine, immune booster ini diberikan dalam bentuk infus yang langsung masuk ke aliran darah, secara efektif bekerja cepat dan maksimal ke dalam tubuh.
"IVtamins ini bekerja melalui intravena, menggunakan terapi infus yang berguna untuk kesehatan wellness, beauty, dan recovery. Bahkan ada beauty untuk fatloss. Ada juga menu spesial ada jet lag, instant detox, daily cure, glow, hingga rehydrate," ungkap Dave Manager IVtamins di SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (16/8/2022).
Program pemberian booster yang berlangsung hingga 31 Agustus 2022 ini diberikan di ruangan dengan fasilitas tak biasa, yaitu nampak seperti lounge di booster IVtamins di ASHTA District 8 lantai 1, SCBD.
Ini karena ruangan itu dilengkapi dengan kursi pijat otomatis, sehingga penerima immune booster bisa menerima infus vitamin seraya menikmati kursi pijat, sambil menunggu proses penyuntikan vitamin yang berlangsung selama 15 menit hingga 30 menit.
"Jadi konsepnya itu lebih ke chill dan modern, seperti di cocktail lounge, jadi infusnya tidak berasa di rumah sakit tapi di lounge. Jadi orang yang datang ke mal, kecapean bisa suntik di sini, ada fasilitas kopi, film Netflix hingga kursi pijat," sambung Dave.
Selain itu, agar pemberian kandungan vitamin dalam immune booster tepat, sebelum diberikan penerima akan menjalani skrining tekanan darah (tensi), saturasi oksigen, riwayat sakit, alergi, hingga suhu tubuh.
Selanjutnya, penerima juga akan mendapatkan sesi konsultasi dengan dokter yang tersedia di booth IVtamins juga dirasa ragu menerima kandungan vitamin tertentu.
Adapun khusus untuk immune booster yang diberikan kepada karyawan dan tenant berisi vitamin B Complex dan Vitamin C 1.000 miligram.
Baca Juga: Sayangkan Citayam Fashion Week Ditutup, Bima Arya Sebut Nama Bonge, Jeje dan Kurma
Beragam layanan suntik vitamin ini berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Ada juga paket all access 1 tahun tanpa batas seharga Rp 100 juta per tahun.
Berita Terkait
-
Purbaya Restui Pramono Bangun Gedung di Lahan Kemenkeu: Yang Penting Saya Nggak Keluar Uang!
-
Kerja Apa Liburan? 7 Destinasi Favorit untuk Perjalanan Bisnis di Indonesia
-
Mengintip Perayaan Cap Go Meh di Kawasan SCBD
-
Kerajaan Bisnis Aguan, Bos Agung Sedayu Grup Pemegang Sertifikat Pagar Laut
-
Gaji Anjing di SCBD Kalahkan Karyawan UMR
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli