Suara.com - Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah yang pada akhirnya akan menyebabkan masalah kardiovaskular atau jantung.
Namun, hanya dengan mengurangi asupan harian sebanyak satu gram dimulai dari tahun ini, Anda sudah dapat mencegah 9 juta kasus stroke dan serangan jantung hingga 8 tahun mendatang.
Menyadur Science Alert, hal itu dibuktikan dalan sebuah studi yang dilakukan terhadap orang dewasa di China.
Di China, rata-rata asupan garam harian mencapai 11 gram, 5 gram lebih tinggi dari yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Para peneliti mengumpulkan statistik terbaru tentang ukuran populasi, konsumsi garam, tekanan darah dan tingkat penyakit.
Dari hasil analisis, peneliti melihat dua skenario lain selain penurunan satu gram, yakni mengurangi 3,2 gram per hari pada tahun 2025 dan pengurangan asupan garam menjadi lima gram seperti yang disarankan WHO pada tahun 2030.
Bila target tersebut tercapai, diperkirakan dua kali lebih banyak kematian terkait penyakit jantung dapat dicegah. Ini hanya terjadi ketika pengurangan dilakukan secara konsisten.
Selain bisa mencegah penyakit kardiovaskular, peneliti juga mengatakan bahwa mengurangi asupan garam dapat memberi manfaat lain untuk tubuh. Sebab, terlalu banyak garam juga telah dikaitkan dengan kanker dan berbagai masalah ginjal.
Pemerintah China telah meluncurkan kampanye China Sehat 2030 untuk mencoba mencapai target asupan garam harisn hanya lima gram saja.
Baca Juga: Olahraga Bukan Penyebab Seseorang Mengalami Serangan Jantung, Ini Penjelasan Dokter
Meski program tersebut tidak akan mudah dengan populasi 1,4 miliar orang, keuntungan yang terlihat dalam penelitian tampak menarik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat