Suara.com - Yoga adalah salah satu latihan manajemen berat badan yang paling efektif. Namun ada beberapa mitos yang terkait dengan itu yang menarik kembali orang dari memasukkan yoga sebagai bagian dari rutinitas latihan mereka.
Lantas apa saja mitos yang keliru terkait yoga? Dilansir dari Times of India, berikut mitos soal yoga dna juga penjelasan faktanya.
Yoga hanya untuk mereka yang memiliki tubuh fleksibel
Jika Anda telah mempercayai mitos ini selama bertahun-tahun, tanyakan pada diri Anda pertanyaan sederhana: bagaimana mungkin?
Tubuh manusia terbuat dari tulang dan otot. Kerangka memberi tubuh bentuk dan struktur jadi bagaimana mungkin tubuh akan lebih fleksibel daripada yang lain dan hanya tubuh itu yang bisa melakukan postur yoga?
Sambil menyanggah mitos ini, kami akan membahas fakta di balik klaim viral ini. Kelenturan tubuh, yang banyak digunakan dalam kebugaran, adalah cara tubuh menyesuaikan diri dengan berbagai postur yoga.
Yoga, meskipun merupakan bentuk latihan dalam ruangan, memiliki banyak postur dan gerakan. Sulit bagi seseorang yang sebagian besar menjalani gaya hidup menetap untuk melakukan pose-pose ini.
Yoga hanyalah asana
Yoga bukan hanya tentang asana. Faktanya, asana hanyalah sebagian kecil dari yoga. Ada sekitar 200 sutra yoga, salah satunya adalah asana. Berlatih yoga berarti mempraktikkan 8 aspek penting atau anggota tubuh yoga dan bukan hanya asana. Delapan anggota tubuh yoga adalah yama, niyama, asana, pranayama, pratayahara, dharana, dhyana, dan samadhi.
Baca Juga: Ini Penyebab Luna Maya Terkapar tak Berdaya, Bobon Santoso Kapok: Sumpah Enggak Tau Dia Punya Asma
Hanya beberapa jam yoga tidak akan membantu
Tidak ada yang membantu, jika tidak ada yang dilakukan sama sekali!
Untuk mencapai sesuatu yang Anda butuhkan untuk memulai dari suatu tempat. Bahkan jika hanya 30 menit yoga asana maka lakukanlah. Dengan cara ini Anda dapat meningkatkan durasi. Tetapi kecuali dan sampai Anda memulainya, Anda tidak akan pernah bisa benar-benar memulainya.
Orang yang lebih tua tidak boleh mencoba yoga
Yoga tidak spesifik usia. Siapa pun yang memiliki minat dalam berlatih kesehatan fisik dan mental dapat berlatih yoga.
Yoga adalah bentuk latihan berdampak rendah dalam hal latihan fisik tetapi sama efektifnya dengan bentuk latihan lainnya bila dilakukan secara konsisten.
Oleh karena itu, jika Anda adalah orang senior dan telah menghindari melakukan yoga asana karena mitos ini, dapatkan matras yoga Anda dan mulailah sekarang.
Yoga mudah dipelajari
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan