Suara.com - Ketahanan kerdiovaskular atau jantung merupakan aspek penting untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat. Tetapi, masih banyak orang yang tidak tahu cara memiliki kondisi tersebut.
"Ketahanan kardiovaskular adalah seberapa baik sistem peredaran darah dan pernapasan tubuh dapat memasok oksigen ke tubuh selama aktivitas fisik yang berkelanjutan," jelas ahli fisiologi olahraga, Brynn Franklin.
Menurut Franklin, semakin baik daya tahan kardiovaskular, maka semakin lama seseorang dapat olahraga aerobik tanpa kelalahan atau perlu memperlambatnya.
Namun, ketahanan ini tidak dapat didapatkan secara instan. Sebab, berlebihan atau terlalu memaksakan justru akan mengakibatkan cedera.
Franklin menyarankan untuk memulainya dari hal kecil, misalnya berlari selama 10 higga 15 menit di minggu pertama.
"Mulainya dengan 10 hingga 15 menit olahraga untuk minggu pertama. Kemudian, secara bertahap tingkatkan dengan memperpanjang jarak, lama waktu, atau kemiringan (medan) dengan menambahkan 10 hingga 20 persen setiap minggu," jelas Franklin, dikutip Live Science.
Kata lainnya, ketahanan kardiovaskular didapat secara bertahap dengan meningkatkan durasi olahraga dari waktu ke waktu, tetapi progresif.
Meski begitu, Franklin menekankan untuk 'mendengarkan tubuh' saat melakukannya, yakni dengan beristirahat ketika merasa tidak cukup kuat untuk melanjutkan.
"Mundur ketika Anda membutuhkan banyak waktu untuk pulih," imbuhnya.
Baca Juga: Studi Australia: Bayi Lahir Caesar Lebih Berisiko Mengalami Obesitas dan Penyakit Kardiovaskular
Jenis olahraga apa saja sebenarnya bisa menyebabkan ketahanan kardiovaskular bila dilakukan secara rutin dan progresif.
Tetapi Franklin menyarankan untuk melakukan olahraga aerobik, seperti berlari, berjalan, hiking, berenang, bersepeda, mendayung, atau lompat tali.
Terlepas dari jenis olahraga yang dilakukan, yang terpenting adalah menikmatinya.
"Jika tidak enjoy melakukannya, makan tidak akan dilanjutkan dan daya tahan kardiovaskular akan terganggu. Olahraga seharusnya menyenangkan," tandas Franklin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat