Suara.com - Tanggal 9 September setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional, yang kembali mengingatkan pentingnya olahraga untuk menurunkan stres dan merawat kesehatan mental.
Dijelaskan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Michael Triangto, Sp.KO bahwa olahraga yang cukup bisa menekan adrenalin dan hormon kortisol atau yang dikenal sebagai hormon stres.
"Pada saat yang sama olahraga dapat merangsang produksi hormon endorfin, yang merupakan natural pain killer dan membuat seseorang yang biasa berolahraga ingin terus berolahraga," ujar dr. Michael melalui keterangannya kepada suara.com, Jumat (9/9/2022).
Ditambah olahraga juga membuat tubuh lebih lelah, sehingga bisa mengatasi gangguan tidur. Dimana umumnya gangguan tidur bisa memperburuk kesehatan mental.
"Manfaat lainnya adalah meningkatnya rasa percaya diri, karena memang lebih mampu ataupun karena hasil yang sudah diperoleh dari berolahraga juga akan memperbaiki mood yang bersangkutan," sambung Dr. Michael.
Sehingga ia menegaskan, bahwa anggapan olahraga bisa membantu merawat kesehatan jiwa dan mental, bukan isapan jempol belaka. Dengan syarat olahraga dilakukan dengan tepat dan sesuai anjuran.
"Jawabnya adalah benar, selama tujuan olahraga tersebut jelas dan diperuntukkan bagi kesehatan tubuh baik fisik, mental dan sosial secara menyeluruh," sambung Dr. Michael.
Sedangkan jenis olahraga yang baik untuk merawat kesehatan mental, bukan jenis olahraga yang berat tapi cenderung ringan, seperti yoga, tai chi, dan meditasi.
"Meditasi yang dengan pengaturan nafas, mampu memperbaiki denyut jantung dan menurunkan tekanan darah secara cepat," tutup Dr. Michael.
Baca Juga: Merasa Tertekan dalam Keluarga? 4 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya
Berita Terkait
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental
-
Olahraga Pagi dan Kesehatan Mental: Kebutuhan atau Sekadar Tren?
-
Dunia Semakin Canggih, tetapi Mengapa Banyak Orang Ingin Hidup Sederhana?
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat