Suara.com - PT. Heinz Indonesia mengungkap alasan pemakaian sodium benzoat dalam kandungan kecap manis ABC dan saus ABC, yang jadi sorotan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM Singapura, FSA.
Seperti diketahui, natrium benzoat atau sodium benzoat adalah senyawa yang terdiri dari gabungan asam benzoat dan natrium hidroksida, digunakan sebagai pengawet makanan maupun produk.
Natrium benzoat tidak terbentuk secara alami, melainkan berasal dari banyak tanaman, termasuk kayu manis, cengkeh, tomat, plum, dan apel.
Ketika sudah mengalami proses sintesis, zat berbentuk kristal dan tidak berbau ini akan digunakan pada banyak produk, terutama makanan kemasan dan fermentasi.
Head of R&D, Kraft Heinz Indonesia, Indra Ishak mengatakan sodium benzoat yang termasuk dalam bahan tambahan pangan (BTP) ini, pemakaiannya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku di setiap lokasi produksi dan pemasaran produk.
"Keberadaan BTP di dalam produk pangan ditujukan untuk mempengaruhi sifat pangan, seperti halnya Sodium Benzoat, yang umum digunakan untuk menjaga ketahanan produk selama proses penyimpanan dan pemasaran di toko," ujar Indra melalui keterangan yang diterima suara.com, Senin (12/9/2022).
Sementara itu, FSA menarik dua produk kecap manis ABC dan saus ABC sambal ayam goreng karena tidak mencantumkan kandungan alergen dan pengawet benzoat dalam label informasi produk.
Label informasi produk di Singapura ini berbahasa Inggris, hasil dari tempelan label informasi asli berbahasa Indonesia.
Sayangnya, importir produk dari Indonesia ke Singapura, tidak lebih dulu berkoordinasi dengan PT. Heinz Indonesia saat memasarkan produk ke Singapura.
Baca Juga: Badan POM RI Sebut Penarikan Kecap ABC di Singapura Akibat Informasi Label Produk Tak Lengkap
"Kami percaya bahwa kami memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan produk-produk kualitas terbaik yang aman bagi konsumen kami dan disaat yang sama terus berkomitmen untuk senantiasa mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku dimanapun kami berada," timpal Head of Legal, Corporate & Regulatory Affairs Kraft Heinz Indonesia, Mira Buanawati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda