Suara.com - Ketika hamil, para ibu banyak yang menginginkan anaknya lahir dengan kulit putih dan rambut yang lebat. Oleh sebab itu, biasanya para ibu rela mengonsumsi berbagai hal agar saat lahir anaknya bisa memiliki kulit yang putih.
Salah satu yang dikatakan dapat membuat anak putih saat hamil yaitu air kelapa. Banyak omongan yang menyebutkan, mengonsumsi air kelapa akan membuat bayi memiliki kulit putih hingga rambut yang lebat saat hamil.
Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Keven Tali, Sp.OG mengatakan, air kelapa memang dapat memberikan banyak manfaat untuk ibu hamil. Namun, tidak berarti mengonsumsinya dapat membuat bayi menjadi putih saat lahir.
“Memang air kelapa mengandung elektrolit yang dibutuhkan tubuh, tetapi tidak menyebabkan hal-hal tersebut,” jelas dr. Keven dikutip Suara.com dari kanal Youtube Dokter Keven.
Lantas bagaimana kebenaran mengenai mengenai air kelapa yang membuat anak menjadi putih? Simak penjelasan tanya dokter berikut!
Dok benarkah minum air kelapa bikin anak putih pas lahir?
Banyak yang bilang minum air kelapa itu katanya janin rambutnya lebat, kulitnya putih bersih, dan juga air ketubannya jadi jernih dan banyak. Memang air kelapa mengandung elektrolit yang dibutuhkan tubuh menjaga keseimbangan asupan cairan, tetapi air kelapa tidak menyebabkan hal-hal tersebut. Jadi itu semua mitos.
Contohnya kalau memang ingin anaknya putih, ya memang orang tuanya kulitnya putih. Enggak mungkin orang tuanya berkulit gelap terus anaknya putih. Itu kan nanti malah jadi tanda tanya. Atau misalnya orang tuanya rambutnya tipis, kakek neneknya tipis, terus anaknya tebal. Nah itu juga bukan peran air kelapa yang membuat rambut janin menjadi tebal.
Mengenai air ketuban juga, jadi kalau para ibu makannya tidak bagus, terus ada masalah di plasenta, ada preeklamsia, itu juga tidak akan membuat air ketubannya banyak dengan minum air kelapa.
Baca Juga: Studi: Bayi dalam Kandungan Dapat Merasakan Makanan yang Dikonsumsi Ibunya
Apa manfaat air kelapa untuk ibu hamil?
Air kelapa memiliki banyak manfaatnya karena mengandung elektrolit yang dibutuhkan tubuh, seperti kalium, magnesium, dan sebagainya. Salah satu manfaatnya adalah mencukupi kebutuhan elektrolit yang dibutuhkan tubuh sehingga elektrolit di dalam tubuh itu menjadi seimbang sehingga membantu kinerja metabolisme tubuh juga.
Selain itu, air kelapa juga dapat memenuhi asupan cairan tubuh kalian sehari-hari. Jadi tubuh kita terdiri dari sebagian besar adalah cairan. Nah, air kelapa ini juga dapat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan cairannya. Air kelapa juga dikatakan mempunyai manfaat untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih karena dia mempunyai efek diuretik sehingga dapat menyebabkan rasa ingin berkemih lebih sering.
Dengan berkemih lebih sering, bakteri yang terdapat di dalam saluran pipis itu dapat terbuang dengan adanya kita sering buang air kecil.
Berapa batas maksimal minum air kelapa?
Tidak ada batasan secara khusus maksimal konsumsi air kelapa dalam sehari. Tetapi yang harus diingat jangan sampai konsumsi menggantikan kita mengonsumsi air putih. Karena tetap kita harus mengonsumsi air putih untuk mencukupi kebutuhan cairan sehari-hari.
Berita Terkait
-
5 Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Kulit Glowing Bebas Flek Hitam
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
5 Moisturizer untuk Ibu Hamil Saat Berjerawat, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Moisturizer untuk Ibu Hamil Seperti Apa? Ini 5 Pilihan Produknya untuk Cerahkan Wajah
-
4 Sunscreen Wardah untuk Ibu Hamil, Formula Aman dan Anti Iritasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?