Suara.com - Banyak orang lebih mengenal istilah kekurangan gizi atau yang disebut malnutrisi. Tapi ada juga istilah kesehatan antinutrisi yang juga perlu dikenali, karena bisa mengganggu kesehatan.
Mengutip Live Science, Kamis (29/9/2022) menurut Ahli Diet Dietitian Fit&Co, Reema Patel, antinutrisi adalah zat yang ditemukan dalam makanan, yang bisa mengganggu kemampuan tubuh menyerap nutrisi penting.
"Antinutrisi yang paling umum ditemukan yaitu lektin, tanin, asam fitat, kalsium oksalat, dan inhibitor protease. Mereka paling banyak ditemukan dalam biji-bijian dan kacang-kacangan," ujar Patel.
Ia menambahkan, antinutrisi bisa menyebabkan kondisi seseorang mengalami malnutrisi atau kekurangan nutrisi pada tubuh.
Tapi kata dia, untuk mencegah dampak buruk zat dalam makanan ini, seseorang harus mengonsumsi makanan yang bervariasi.
"Banyak antinutrisi yang dikaitkan dengan manfaat kesehatan, seperti anti inflamasi, penurunan kolesterol, menstabilkan gula darah, dan sifatnya yang ramah di usus," jelas Ilmuwan Nutrisi FoodMarble, Dr. Claire Shortt.
Dalam Journal of Functional Foods, meski dinilai berbahaya karena bisa mengganggu penyerapan nutrisi penting, tapi antinutrisi ternyata digunakan tanaman sebagai mekanisme melindungi diri dari bahaya serangga dan kuman berbahaya.
Inilah sebabnya jenis makanan tertentu disarankan tidak dikonsumsi dalam bentuk mentah, dan perlu proses seperti perendaman, fermentasi, penggilingan dan sebagainya.
Tapi jika makanan antinutrisi dikonsumsi bagian dari makanan seimbang, mungkin jadi metabolisme yang baik untuk tubuh. Jadi penting untuk mengonsumsi makanan seimbang terdiri dari karbohidrat, protein, serat, lemak, vitamin dan mineral.
Baca Juga: Menikmati Lemon Dengan Air Dingin Bisa Mendapatkan Vitamin C Yang Maksimal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan