Suara.com - Mata menjadi bagian tubuh yang sangat penting. Dengan mata, seseorang dapat melihat segala hal yang ada di sekitarnya.
Meski demikian, mata memang organ yang cukup sensitif. Ketika mata kering atau ada debu yang masuk, ini akan dengan mudah membuatnya merah. Bahkan ketika adanya gangguan, mata juga sering menunjukkan rasa gatal dan perih.
Rupanya, terkadang hal-hal yang membuat mata menjadi iritasi, gatal, atau perih tersebut adalah tindakan diri sendiri. Tanpa disadari, apa yang dilakukan diri sendiri sehari-hari tersebut yang dapat membuat mata menjadi terluka.
Hal-hal yang membuat mata terluka dan iritasi juga biasanya berasal dari hal-hal sederhana yang tidak banyak orang sadari. Melansir laman Hindustantimes, berikut terdapat beberapa hal yang dapat membuat mata menjadi terluka dan iritasi menurut Pakar Ayurveda, Dr Rekha Radhamony.
1. Mencuci mata dengan air hangat
Bagi beberapa orang, sering mencuci matanya dengan air hangat. Namun, rupanya hal ini menjadi salah satu yang dapat membuat mata terluka dan iritasi. Berdasarkan ilmu ayurveda (kesehatan India), mata merupakan organ yang memiliki suhu panas.
Ketika mencucinya dengan air hangat akan membuatnya terluka. Oleh karena itu, penting untuk mencucinya dengan air bersuhu normal atau dingin.
2. Jarang berkedip
Berkedip akan membantu mata tetap lembab. Saat berkedip, mata akan dilumasi cairan alami yang membantunya mencegah kering sehingga tidak iritasi. Namun, ketika seseorang jarang melakukannya, itu akan membuat mata menjadi kering dan iritasi.
3. Menggunakan obat tetes mata terlalu sering
Saat mata kering, terkadang seseorang memilih untuk menggunakan obat tetes mata untuk melembabkannya. Padahal, penggunaan obat tersebut jangka panjang justru membuat mata menjadi lebih kering. Dr Radhamony mengatakan, obat tetes mata yang baik yaitu yang berbahan minyak.
4. Menggunakan masker mata saat tidur dan kompres hangat saat infeksi
Penggunaan masker mata juga bisa menjadi salah satu penyebab iritasi. Padahal, saat tidur lebih baik mata dibiarkan bebas tanpa adanya penggunaan bahan-bahan tertentu. Di samping itu, jika mata mengalami infeksi, kompres yang baik dilakukan yaitu dingin, bukan panas. Kompres hangat justru akan membuat infeksi menjadi parah karena mata mengandung unsur panas di dalamnya.
5. Menggosok atau mengucek mata
Saat mata gatal atau kemasukan debu, seseorang dengan refleks menggosok atau mengucek matanya dengan tangan. Padahal hal ini dapat membuat mata menjadi terluka dan iritasi. Oleh sebab itu, ketika mata kemasukan debu atau gatal, seseorang dapat menggunakan air dingin untuk mencucinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia