Suara.com - Penyakit kanker payudara masih sangat tinggi. Berdasarkan data WHO, kanker payudara menjadi penyakit paling sering terjadi di dunia pada tahun 2021.
Sementara untuk Indonesia sendiri, tercatat 70 persen kasus kanker payudara mencapai stadium lanjut. Tingginya angka tersebut, membuat angka risiko kematian kanker payudara cukup tinggi.
Padahal, penyakit ini nyatanya bisa disembuhkan andai dideteksi sejak dini. Penanganan lebih awal akan memberikan peluang kesembuhan yang lebih tinggi.
Melihat pentingnya deteksi sejak dini tersebut, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), bekerja sama dengan Kemenkes dan brand pembalut wanita Charm melanjutkan gerakan Ayo Sadari atau ‘Periksa Payudara Sendiri’.
Program ini ditujukan agar masyarakat khususnya wanita dapat mendukung deteksi dini terhadap risiko kanker payudara.
Pendiri dan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Linda Gumelar mengatakan, sebagai penyintas ia berharap Ayo SADARI dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan payudara.
“Dengan meluncurkan Ayo Sadari diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan periksa payudara sendiri secara rutin,” ucap Linda dalam acara konferensi pers Uni-Charm, beberapa waktu lalu.
Di kesempatan sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Eva Susanti mengatakan, di negara berkembang masyarakat yang mengidap kanker payudara masih menjadi masalah.
Hal ini karena tidak adanya deteksi dini yang dilakukan. Padahal, jika hal tersebut diperhatikan, menurut Eva akan membantu membuat harapan hidup masyarakat menjadi lebih baik.
Baca Juga: Punya Kelainan Langka, Payudara Perempuan Ini Cuma Tumbuh Sebelah
“Di negara berkembang ini nih masih menjadi masalah karena deteksi dininya masih kurang. Padahal deteksi dini menjadi kunci utama untuk meningkatkan angka harapan hidup para penderita kanker payudara,” ungkap Eva.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Uni-Charm, Yuji Ishii meng diharapkan dapat mengatakan, sebagai pihak swasta ia senang memiliki visi dan misi sama dengan YKPI serta Kemenkes dalam mengurangi angka penderita kanker payudara dengan stadium lanjut.
Oleh sebab itu, dengan program Ayo Sadari bersama YKPI dan Kemenkes, ini mendukung masyarakat agar bisa melakukan pengecekan setiap selesai menstruasi.
Hal tersebut dapat membantu kanker dideteksi sejak dini sehingga angka kesembuhannya lebih tinggi.
“Penanganan yang harus dilakukan adalah meminimalisir risiko terjadinya kanker payudara dengan melakukan deteksi sejak dini. Hal ini perlu disebarluaskan kepada para konsumen, khususnya wanita,” ucap Yuji.
“Sejalan dengan upaya Kemenkes dan YKPI untuk mempenetrasikan gerakan Sadari, kami mendukung ajakan untuk pemeriksaan payudara setiap bulannya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
-
4 HP Snapdragon Paling Murah Terbaru 2025 Mulai Harga 2 Jutaan, Cocok untuk Daily Driver
Terkini
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak
-
Rahasia Sendi Kuat di Usia Muda: Ini Nutrisi Wajib yang Perlu Dikonsumsi Sekarang