Suara.com - Secara anatomi, postur tubuh bayi, salah satunya di area perut memang berubah-ubah terutama saat bayi beraktivitas. Aktivitas dasar seperti bernafas misalnya, bisa berpengaruh pada perubahan postur tubuh, karena bayi masih akan bernafas melalui diafragma perut.
Dokter Spesialis Anak dr. Reza Fahlevi Sp.A, mengungkap bahwa postur perut bayi juga akan mengalami perubahan ukuran saat sebelum dan sesudah minum susu. Hal ini, biasanya membuat karet pinggang popok akan bergeser, berkumpul ke bawah perut yang menyebabkan tekanan meningkat 4 kali lipat ke perut bayi.
Tekanan kencang inilah yang menimbulkan ruam merah, gatal, hingga lecet, kondisi yang sangat umum berdasarkan data riset PT Uni-Charm Indonesia Tbk yang dilakukan oleh NielsenIQ tahun 2022, pada sebanyak 1,4 juta ibu di Indonesia.
"Untuk itu dibutuhkan popok dengan karet pinggang yang mampu mengikuti perubahan postur tubuh bayi ini agar bisa menghindari tekanan berlebih yang akan memicu permasalahan kulit, karena kondisi kulit bayi 30% lebih tipis dibanding orang dewasa, sehingga tekanan karet popok yang berlebih akan berpengaruh kurang baik bagi kulit bayi," jelas dia dalam siaran pers yang Suara.com terima baru-baru ini.
Untuk memberikan kebutuhan ibu dan bayi Indonesia, melalui riset berkesinambungan bersama tim R&D Unicharm Jepang inilah, MamyPoko meluncurkan popok terbarunta yang dilengkapi dengan "Smart Peluk Elastis 5.0" yaitu teknologi karet pinggang elastis.
"Teknologi dalam era baru MamyPoko Pants X-tra Kering ini hanya dimiliki oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk dimana setiap helai karet pinggang mampu secara otomatis merespon perubahan postur dan mengikuti gerakan bayi," jelas Yuji Ishii, Presiden Direktur PT. Uni-Charm Indonesia Tbk.
Yukihiro Ito, R&D Division Head PT Uni-Charm Indonesia Tbk memaparkan teknologi “Smart Peluk Elastis 5.0" ini begitu unik dimana tiap helai karetnya mampu secara otomatis merespon perubahan postur dan gerakan bayi.
Respon smart ini timbul dari perbedaan struktur bagian atas dan bawah karet pinggang, dimana karet elastis bagian atas memiliki tekanan lebih rendah sehingga dapat mengikuti perubahan postur tubuh bayi di setiap geraknya, sedangkan karet elastis bagian bawah memiliki tekanan lebih untuk mengunci popok agar tidak bergeser.
"Cara kerja unik karet pinggang ini sesuai dengan anatomi bayi dan sebagai hasilnya tekanan berkurang hingga 50%," pungkasnya.
Baca Juga: 4 Fakta Ibu Buang Bayi di Kolam Sampah di Gadingrejo, Malu Punya Anak di Luar Nikah
Selain itu, MamyPoko Pants X-tra Kering baru juga dilengkapi dengan tambahan lapisan x-tra halus di bagian dalam permukaan popok untuk melindungi kulit bayi dari gesekan terutama saat bergerak. Disempurnakan dengan daya serap baru yang lebih tinggi dari produk sebelumnya kini Era Baru MamyPoko Pants X-Tra Kering memiliki daya serap hingga 12 jam, kulit bayi tetap sehat terbebas dari gatal dan lecet sepanjang hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan