Suara.com - Tanya dokter kali ini menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara mengajarkan anak minum obat pil, tablet, dan kapsul. Simak ya!
Meningkatnya kasus gangguan ginjal akut misterius akhir-akhir ini membuat para orang tua, khususnya ibu-ibu bingung dan khawatir jika anaknya sakit. Pasalnya, anak-anak disarankan untuk tidak mengonsumsi obat sirup sementara waktu.
Padahal, obat sirup menjadi andalan orang tua ketika anaknya sakit. Sementara itu, pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyarankan agar orang dapat memberikan obat dalam bentuk tablet, pil, maupun kapsul ketika anak sakit.
Menanggapi masalah tersebut, Dokter Spesialis Anak, Dr. Robert Soetandio, SpA, M.Si.Med mengatakan, pemberian obat pil, tablet, atau kapsul pada dasarnya bukanlah hal mudah. Namun, orang tua dapat mengajarkan anak-anaknya agar bisa menelan obat tersebut.
Selain itu, orang tua juga dapat melakukan pertolongan pertama tanpa obat untuk dapat mengurangi demam batuk pilek yang dirasakan oleh anak.
Untuk lebih jelas cara perawatan serta cara mengajarkan anak minum obat, dapat disimak pada Tanya Dokter berikut.
Dok bagaimana cara mengajarkan anak minum obat pil, tablet, dan kapsul?
Pertama, Bunda bisa menggunakan permen bulat kecil yang diperumpamakan sebagai obat. Kemudian Bantu anak untuk membasahi mulutnya dengan meneguk beberapa teguk air atau minuman lain sebelum memberinya.
Memberikan sedikit cairan di mulut dan berkumur selama beberapa detik sebelum menelan mungkin terbukti membantu menelan pil. Sebagai alternatif, bunda juga dapat meletakkan pil di ujung lidah dan meminta anak untuk menempelkan dagunya ke dadanya sebelum menelan obatnya.
Baca Juga: Daftar 5 Obat Sirup yang Dilarang BPOM: Orang Tua Wajib Tahu!
Kedua, dapat bantuan makanan atau minuman favorit anak. Ketika menggunakan makanan, letakan obat di lidah anak tepat sebelum dia akan menelan sepotong besar makanan, seperti roti, biskuit, dan lain-lain.
Salah satu cara terbaik lainnya yaitu membuat anak menelan obat dengan minuman menggunakan metode 'menelan banyak'. Caranya memasukkan pil ke mulut anak saat ia minum banyak cairan. Minta dia untuk mencampur minuman di mulutnya selama beberapa detik sebelum akhirnya menelan semuanya.
Bunda juga bisa menyembunyikan pil di semua jenis makanan lunak seperti smoothie buah, saus, atau yoghurt. Saat mencoba tips ini gunakan pil kecil supaya anak tidak tersedak. Namun, tidak disarankan untuk menghancurkan pil kecuali dokter menganjurkan demikian.
Ketiga, menggunakan pill cup, gelas yang membantu anak untuk menelan pil dengan mudah Gelas ini memiliki wadah kecil di bagian dalam untuk menahan pil di atas gelas. Sehingga ketika anak minum, anak bisa langsung menelan pil bersamaan dengan air di dalam gelas.
Dok Bagaimana tips melatih anak yang kesulitan menelan?
Satu, Bersikaplah ceria dan jangan menekan anak. Jika anak terus berusaha, maka bunda harus berempati padanya dan tersenyumlah. Minta anak untuk rileks, dan beri tahu anak bahwa ia tidak diharuskan untuk mencobanya kecuali sudah siap untuk melakukannya.
Berita Terkait
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Kenali Tanda Diabetes Tipe 1 pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada!
-
Kisah di Balik #Bear4Love: Bagaimana Mainan Menginspirasi Seniman untuk Bantu Anak-Anak yang Sakit
-
Wajib Dicatat Ortu, IDAI Bagikan 11 Jurus Jitu Cegah Anak Sakit Selama Mudik Lebaran
-
Anak Thom Haye Sakit: Mungkin Ada Sesuatu yang Salah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini