- Lilla, platform mom and baby sejak 2020, fokus mendampingi ibu melalui solusi relevan berbasis tahap perjalanan *motherhood* hingga 2026.
- Lilla mengintegrasikan edukasi kredibel, kurasi 150+ *brands* terpercaya, dan pengalaman *omnichannel* retail untuk kebutuhan ibu dan anak.
- Platform ini mendukung ibu dengan Lilla Moms Club (LMC) untuk dukungan emosional serta menyediakan layanan pengiriman serba mudah.
Suara.com - Menjadi ibu di era digital menghadirkan tantangan tersendiri. Banyaknya informasi, beragam pilihan produk, hingga tekanan untuk selalu mengambil keputusan "yang paling tepat" kerap membuat moms, terutama first-time moms merasa overwhelmed dan ragu dalam menjalani peran barunya.
Menjawab kebutuhan tersebut, Lilla, platform mom and baby yang telah hadir sejak 2020 sebagai bagian dari ekosistem Social Bella Indonesia, kembali menegaskan perannya sebagai Trusted Mom’s Companion for Every #MOMent.
Memasuki 2026, Lilla hadir dengan fokus yang semakin relevan untuk mendampingi moms mendapatkan clarity, membangun confidence, serta menjalani peran dan perjalanan motherhood dengan lebih tenang melalui solusi yang dirancang sesuai kebutuhan di setiap tahap.
"Kami memahami bahwa tantangan moms saat ini bukan kekurangan informasi, melainkan sulitnya menyaring mana yang relevan, aman, dan benar-benar dapat dipercaya sesuai dengan kondisi yang sedang dijalani. Berangkat dari hal tersebut, Lilla mengusung pendekatan berbasis motherhood stages, di mana setiap solusi—mulai dari edukasi, kurasi produk, hingga pengalaman berbelanja dan komunitas disesuaikan. Harapannya, siapapun dapat menjalani motherhood lebih , percaya diri dan tidak merasa sendirian," ujar CEO of Lilla, Chrisanti Indiana, Selasa (3/2/2026).
Ekosistem Lengkap Berbasis Motherhood Stages
Lilla percaya motherhood adalah sebuah perjalanan yang bertahap, di mana setiap tahap memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda.
Pendekatan ini menjadi fondasi dalam membangun seluruh ekosistem Lilla, yang mencakup empat tahapan utama, yaitu: Pregnancy (tahap kehamilan, sejak trimester awal hingga menjelang persalinan). Breastfeeding (periode awal pasca melahirkan hingga tahap menyusui aktif, umumnya usia bayi 0–6 bulan) .MPASI (tahap pemberian Makanan Pendamping ASI pada bayi usia 6–24 bulan) Lil’ Ones (tahap tumbuh kembang anak usia 0–5 tahun, mencakup newborn care, stimulasi bermain, dan proses belajar awal).
Untuk mendukung setiap tahap tersebut, Lilla mengintegrasikan edukasi, kurasi produk, pengalaman omnichannel, dan komunitas dalam satu ekosistem yang saling terhubung, meliputi:
Kurasi Produk Aman dan Tepercaya
Baca Juga: 7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
Lilla secara konsisten menghadirkan berbagai brand yang terkurasi dan relevan di setiap tahap motherhood. Kini, Lilla telah bekerja sama dengan 150+ curated brands dengan lebih dari 3.000 produk per Januari 2026. Seluruh produk merupakan produk asli yang telah melalui proses kurasi ketat serta memenuhi sertifikasi resmi, seperti BPOM, Kementerian Kesehatan, dan SNI, dengan keamanan sebagai standar utama.
Beragam kategori produk tersedia di Lilla, mulai dari personal care ibu dan bayi, perlengkapan menyusui dan MPASI (feeding tools), mainan edukatif (toys), perlengkapan tidur dan aktivitas anak, hingga kebutuhan maternity dan postnatal sehingga moms dapat menemukan solusi lengkap dalam satu platform sesuai dengan setiap tahap perjalanan motherhood.
Edukasi Kredibel dan Aplikatif
Konten dan edukasi yang dihadirkan Lilla, khususnya melalui media sosial dan kanal digital, diperkuat oleh kolaborasi dengan dokter spesialis anak, dokter kandungan, ahli gizi, bidan, serta konselor laktasi. Dengan demikian, informasi yang disampaikan tidak hanya relevan, tetapi juga kredibel dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan nyata moms di setiap tahap motherhood.
Pengalaman Omnichannel Retail yang Nyaman dan Memudahkan
Untuk memberikan kemudahan akses, Lilla mengintegrasikan pengalaman belanja online melalui aplikasi dan website, serta offline melalui toko fisik dengan tiga tipe kehadiran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Terkini
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan