Suara.com - Meski berguna untuk sakit jantung, obat pengencer darah tetap punya efek samping pendarahan berlebihan yang perlu diperhatikan. Inilah sebabnya Dokter Zaidul Akbar memberikan resep herbal pengencer darah.
Resep pelentur pembuluh darah dan herbal pengencer darah ini disebut Zaidul Akbar berguna untuk orang yang alami pengentalan darah. Ini karena pengentalan darah bisa menyumbat pembuluh darah, dan menyebabkan stroke hingga serangan jantung.
Dibagikan di akun Instagramnya, @zaidulakbar dikutip suara.com, Rabu (14/12/2022) resep herbal pengencer darah ini disebut dengan resep Bajakajer.
"Untuk yang darahnya kental bisa pakai resep ini atau yang pencernaannya bermasalah juga bisa," ungkap dokter lulusan Universitas Diponegoro (Undip) itu.
Bahan-bahan
- Bawang putih 2 siung sedang diris tipis.
- Jahe 2 jempol dewasa dipotong tipis.
- Kayu manis sekelingking dewasa (sekitar 7 centimeter).
- Jeruk nipis 1/2 dipotong dadu buang bijinya.
- 300 ml air matang.
Cara membuat:
Seluruh bahan dimasak dan direbus dengan air 300ml dengan api sedang. Jangan mendidih, cukup sampai keluar aroma dan tunggu sampai hangat. Tambahkan sedikit garam mineral non rafinasi.
Panduan konsumsi:
Ramuan untuk 2 kali minum. Jika dicampur garam, ramuan diminum selama 7 hingga 14 hari, sebanyak 2 kali sehari dengan takaran air di atas.
Baca Juga: Cuma 3 Bahan! Ini Resep Istimewa untuk Menghilangkan Gatal di Kulit Menurut dr. Zaidul Akbar
Manfaat resep herbal, selain sebagai pengencer darah adalah sebagai berikut:
- Menguatkan metabolisme
- Menguatkan pencernaan
- Melenturkan pembuluh darah
- Mencegah pengentalan darah
- Mengurangi lemak ldl atau lemak jahat
- Memperbaiki keseimbangan gula darah
- Menguatkan jantung
- Sumber antioksidan
- Sumber vitamin C
- Melancarkan pencernaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang