Suara.com - Kabar baik dibagikan Kementerian Kesehatan atau Kemenkes RI, karena mayoritas puskesmas di Indonesia sudah dilengkapi alat ultrasonografi atau USG untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.
Diungkap langsung Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin bahwa lebih dari setengah atau tepatnya 66,7 persen atau 6.886 dari total seluruh puskesmas Indonesia sudah tersedia USG untuk ibu hamil di akhir 2022.
Pengadalan alat USG di puskesmas juga akan terus digenjot, sehingga alat untuk pemeriksaan antenatal agar pemeriksaan ibu hamil bisa lebih berkualitas dan rutin di pelayanan kesehatan terdekat.
Rencananya pemenuhan USG di 2023 ditargetkan 1.943 Puskesmas, dan tahun 2024 sebanyak 1.492 Puskesmas.
"Nantinya akan terlihat dan terdeteksi lebih cepat pada saat hamil apabila ada kelainan dan risiko komplikasi persalinan yang mungkin terjadi," ujar Menkes Budi melalui keterangan yang diterima suara.com, Rabu (18/1/2023).
Pemeriksaan ibu hamil atau antenatal care (ANC) wajib dilakukan, karena Kemenkes menetapkan minimal ibu hamil harus melakukan 6 kali pemeriksaan selama periode kehamilan. Termasuk minimal 2 diantaranya pemeriksaan harus dilakukan oleh dokter kandungan.
Inilah sebabnya, pemenuhan alat USG ini juga dibarengi dengan pelatihan dokter saat menggunakan alat, yang jumlahnya sudah terpenuhi 42 persen atau 4.392 dari total seluruh puskesmas di Indonesia
Perlu diketahui, program ini jadi salah satu agenda utama SDGs yaitu guna menurunkan angka kematian ibu dan kematian balita. Pemeriksaan antenatal yang berkualitas dan teratur selama kehamilan akan menentukan status kesehatan ibu hamil dan bayi yang dilahirkan.
Hingga saat ini, Angka Kematian Ibu (AKI masih di kisaran 305 per 100.000 Kelahiran Hidup, belum mencapai target yang ditentukan yaitu 183 per 100.000 KH di tahun 2024. Demikian juga bayi dan balita yang masih harus diselamatkan dari kematian.
Target kematian Ibu dan anak dilakukan melalui intervensi spesifik yang dilakukan saat dan sebelum kelahiran.
Baca Juga: 3 Zodiak Ini Diprediksi Hamil di Tahun 2023, Siap Punya Momongan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?