Suara.com - Kunyit merupakan salah satu rempah yang sudah terbukti khasiatnya. Selain menjadi salah satu bumbu utama di dapur, kunyit juga terkenal sebagai jamu dan obat tradisional. Manfaat kunyit bagi kesehatan sudah enggak perlu diragukan lagi, salah satunya dalam merawat organ hati.
Kunyit mengandung kurkumin dan minyat atsiri yang berperan sebagai antioksidan, antiracun, antimikroba, antitumor dan antikanker. Rempah yang satu ini sangat terkenal sebagai salah satu bahan yang baik untuk merawat kulit dan penyembuhan luka.
Selain kurkumin dan minyak atsiri, terdapat kandungan lainnya dari kunyit yang bermanfaat bagi tubuh diantaranya sesmetoksikumin, karbohidrat, protein, pati, bisdesmetoksikurkumin, vitamin C, resim, fosfor, kalsium, lemak, selulosa, antioksidan, zat pahit dan zat besi.
Terdapat berbagai khasiat kunyit seperti membersihkan, menyejukkan, mengeringkan dan menghilangkan rasa gatal.
Menilik pada beragamnya kandungan yang terdapat pada kunyit, tentunya memiliki sejumlah manfaat baik untuk mengatasi masalah kesehatan. Asalkan sesuai dengan takaran ya, Beauty. Berikut ulasannya seperti dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Jumat (3/3/2023).
Mengurangi Nyeri Haid
Nyeri pada saat menstruasi tentunya sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman saat beraktivitas. Kandungan kurkumin pada kunyit inilah yang mampu meredakan nyeri saat haid sebab bisa melemaskan kontraksi rahim dan mengurangi produksi prostaglandin yakni hormon yang memicu sakit saat haid.
Mengobati Penyebaran Sel Kanker
Rupanya terdapat kunyit putih yang cocok untuk mengobati penyebaran sel kanker di dalam tubuh. Kurkumin yang ada pada kunyit putih berperan untuk menghambat penyebaran dan pertumbuhan sel kanker.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Ini Persiapan Untuk Menjaga Stamina dan Daya Tahan Tubuh Selama Berpuasa
Meredakan Peradangan Usus
Peradangan usus bisa diredakan dengan mengonsumsi kunyit agar terhindar dari diare kronis. Kandungan antioksidan dan kurkumin yang terdapat pada kunyit dapat melancarkan kinerja otot pencernaan sehingga mampu mengurangi intensitas sakit pada perut.
Mencegah Kerusakan Hati
Melihat dari berbagai kandungan baik yang ada pada kunyit, sudah tidak diragukan akan khasiatnya bagi tubuh salah satunya organ hati. Sebuah penelitian menyebutkan bahwasannya ekstrak kunyit mampu untuk merawat organ hati sehingga terhindar dari kerusakan hati agar tetap sehat.
Menangkal Infeksi
Kandungan kunyit yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur mampu menangkal infeksi dan berkembangnya jamur di dalam tubuh. Terlebih jika kunyit yang digunakan adalah kunyit putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS