Suara.com - Melihat si kecil yang memiliki tubuh berisi dengan pipi chubby tentunya menggemaskan. Tapi orangtua harus hati-hati, anak yang menggemaskan jangan sampai menjadi obesitas ya.
Melansir dari laman Kemenkes RI, obesitas merupakan kondisi akumulasi lemak abnormal pada tubuh yang dapat mengganggu kesehatan. Kegemukan yang terjadi di masa balita berpeluang besar terjadi sampai dewasa.
Obesitas tak bisa dianggap sepele, pasalnya menurut data WHO bahwa sebesar 10,3 persen kematian di seluruh dunia disebabkan oleh obesitas.
Pada anak-anak, obesitas mempunyai dampak yang luar biasa bagi tumbuh kembangnya. Khususnya pada aspek perkembangan psikososial jangka pendek dan jangka panjang. Seperti menurunnya kepercayaan diri dan gangguan makan yang rendah dan berdampak pada kualitas hidupnya.
“Satu dari lima anak di Indonesia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Hal ini dapat memicu masalah kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke, dan juga masalah emosional,” ungkap dr. Tan Shot Yen, Ahli Gizi Komunitas mengutip dari kanal Youtube UNICEF Indonesia, Senin (6/3/2023).
Obesitas merupakan awal dari berbagai macam masalah kesehatan serius, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk tidak menyepelekannya dengan alasan si kecil yang nampak baik-baik saja.
Dr. Gaga Irawan Nugraha, M. Gizi, Sp. GK (K) dari Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI) menuturkan beberapa gejala obesitas pada anak yang perlu diketahui para orang tua melalui webinar yang diselenggarakan Direktorat P2PTM Kemenkes RI pada 26 Maret 2022.
“Tumbuh kembang yang terlambat, kesulitan bernafas di malam hari (sleep apnea atau mengorok) dan gejalanya bisa somnolen di siang hari sering ngantuk karena malamnya sering terganggu tidurnya,” imbuhnya.
Disamping itu ada pula gejala lain yang bisa dilihat obesitas pada anak diantaranya:
Baca Juga: Pada 2035, Lebih dari 4 Miliar Orang di Dunia Bakal Mengalami Obesitas
- Kepala wajah membulat, pipi tembem, dagu rangkap
- Leher relatif pendek
- Dada yang membusung dengan payudara membesar
- Perut membuncit disertai dinding perut yang berlipat
- Ekstremitas tungkai umumnya berbentuk X
- Penis tampak kecil atau tidak terlihat
Maka dari itu penting bagi orangtua untuk lebih bijak terhadap pola asuh dan gaya hidup pada anak. Perhatikan segala asupan dan aktivitas yang dilakukan agar terhindar dari obesitas pada anak. (Shilvia Restu Dwicahyani)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak