Suara.com - Sebanyak 18 masyarakat di sekitar Kecamatan Tegalrejo, Magelang, mendaftarkan diri untuk mengikuti operasi operasi bibir sumbing secara gratis. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan lebih banyak senyuman di wajah masyarakat, khususnya di daerah Magelang dan sekitarnya.
Adapun kegiatan ini difasilitasi oleh RSU Syubbanul Wathon dan Smile Train, hingga Yayasan Dharma Wulan. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 4 Mei dengan tahap skrining pasien dan tindakan operasi dilakukan pada tanggal 5 hingga 6 Mei.
Dari hasil skrining, pasien dapat menerima satu kali tindakan operasi atau lebih tergantung dari diagnosis dokter atas kondisi pasien.
DIkutip dari NHS, operasi perbaikan bibir sumbing biasanya dilakukan saat bayi berusia sekitar 3 bulan. Bayi akan diberikan anestesi umum (di mana mereka tidak sadarkan diri) dan bibir sumbing akan diperbaiki dan ditutup dengan jahitan.
Operasi biasanya memakan waktu 1 hingga 2 jam. Sebagian besar bayi dirawat di rumah sakit selama 1 hingga 2 hari. Pengaturan dapat dibuat bagi Anda untuk tinggal bersama mereka selama waktu ini.
Jahitan akan dilepas setelah beberapa hari, atau bisa larut dengan sendirinya. Anak Anda akan memiliki sedikit bekas luka, tetapi ahli bedah akan mencoba untuk menyelaraskan bekas luka dengan garis alami bibir, agar tidak terlalu terlihat. Itu akan memudar dan menjadi kurang jelas dari waktu ke waktu.
“Sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan di kota Magelang, kami turut bangga dan mendukung kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini. Kami berharap kegiatan bakti sosial ini dapat berkontribusi untuk masyarakat Magelang yang lebih sehat,” ujar CEO RSU Syubbanul Wathon, dr. Ervina Leswandari.
Sementara itu Dr. drg. Andi Setiawan Budihardja SpBM(K) sebagai ketua tim operasi ini menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan karena tingkat kesulitan tindakan operasi setiap pasien berbeda beda, tutur drg. Andi yang sehari harinya dokter spesialis bedah mulut di RS Siloam Hospitals Lippp Village.
Pengasuh Pondok Pesantren API ASRI Tegalrejo, KH. Muhammad Yusuf Chudlori, mengatakan bahwa mereka juga turut senang dan bangga atas berjalannya kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini.
Baca Juga: Hari Bhayangkara ke- 76, Polda Sumut Gelar Khitanan Massal hingga Operasi Bibir Sumbing
"Kami juga berterima kasih kepada RSU Syubannul Wathon yang turut memfasilitasi kegiatan ini dan telah memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas tinggi kepada masyarakat di Magelang dan sekitarnya.”
Sebagai informasi, RSU Syubbanul Wathon resmi beroperasi pada awal tahun 2019. Rumah sakit ini merupakan hasil kemitraan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Yayasan Syubbanul Wathon dan Kelompok Lippo melalui RS Siloam yang bertujuan untuk membangun rumah sakit di daerah dengan sasaran pemberdayaan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga