Suara.com - Sebagai orang yang hidup di negara tropis, mungkin kata frostbite tidak terlalu awam di telinga atau mata Anda. Namun demikian ketika Anda berkunjung ke negara dengan suhu udara yang lebih dingin, tentu Anda perlu tahu hal ini. Coba pahami apa itu frostbite dalam artikel singkat berikut.
Frostbite sendiri adalah suatu kondisi yang sebenarnya harus diwaspadai, karena dapat membuat bagian tubuh yang seseorang miliki harus dihilangkan atau diamputasi. Ada banyak hal yang bisa memicu terjadinya kondisi ini.
Pertama, Mari Kenali Apa Itu Frostbite
Yang dimaksud dengan kondisi frostbite adalah ketika kulit dan jaringan di bawahnya rusak atau mati, diakibatkan oleh paparan suhu yang sangat dingin. Suhu yang dimaksud ini bisa berasal dari cuaca, udara, hingga kontak fisik secara langsung pada benda-benda dengan suhu luar biasa rendah.
Kondisi ini sebenarnya cukup banyak dialami orang-orang yang berada di area dengan suhu dingin. Misalnya saja, pendaki gunung di area gunung bersalju, atau orang yang hidup di iklim dingin seperti misalnya Eropa.
Sering kali terjadi di area tangan, jari, kaki, telinga, hidung, atau dagu, maka tak heran Anda sering melihat pendaki gunung bersalju mengenakan pakaian yang sangat rapat dan hangat untuk bagian-bagian tersebut.
Apa Pemicunya?
Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya frostbite, seperti yang sudah diungkapkan pada bagian awal tadi. Lebih lengkap, berikut penyebab terjadinya kondisi tersebut.
- Berada di daerah bersuhu dingin dan berangin yang terlalu lama
- Menggunakan pakaian yang kurang tebal, sehingga tidak dapat menahan suhu dingin ketika berada di daerah bersuhu sangat rendah
- Kondisi tubuh yang lemah, dikombinasikan dengan rasa lelah, lapar, dan dehidrasi
- Memiliki kondisi medis tertentu
- Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, atau konsumsi NAPZA
- Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya penghambat beta.
Empat Cara Mengatasi Frostbite
Baca Juga: Faktor Usia dan Genetik, Ini 4 Penyebab Tubuh Mengalami Alergi Dingin
Dilansir dari berbagai sumber, sedikitnya ada empat cara yang bisa digunakan untuk mengatasi kondisi ni.
- Menjauhi sumber dingin secepatnya untuk mengurangi keparahan frostbite yang terjadi, Anda bisa selipkan tangan di ketiak atau menutup wajah dengan kain kering sehingga kerusakan yang terjadi tidak semakin parah
- Menghangatkan area kulit yang terkena kondisi ini. Ganti pakaian dengan pakaian kering dan hangat, kemudian gunakan selimut. Jika diperlukan rendam area kulit yang membeku di dalam air hangat dengan suhu 40 derajat Celcius selama 15 hingga 30 menit
- Menggunakan obat, hal ini diperlukan jika frostbite yang dialami susah pada tingkat 2 atau 3. kunjungi dokter dan dokter akan memberikan tindakan cepat untuk mengatasi hal ini dengan kombinasi obat.
- Prosedur operasi, adalah langkah terakhir yang bisa dilakukan ketika frostbite yang dialami sudah menyebabkan kematian jaringan tubuh. Jaringan yang terkena kondisi ini sudah rusak permanen dan perlu dibuang sesegera mungkin.
Itu tadi sekilas mengenaiapa itu frostbite semoga menjadi informasi yang berguna.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
6 Karakter Pria Kaya Berhati Dingin di Drama Korea, Ada Gu Won King the Land
-
Meski Terlihat Bersama, Jeje Govinda Disebut Bersikap Dingin Pada Syahnaz Sadiqah, Efek Rumor Perselingkuhan?
-
Faktor Usia dan Genetik, Ini 4 Penyebab Tubuh Mengalami Alergi Dingin
-
Cuaca Dingin di Pagi Hari Bikin Gairah Seks Naik, Ini 5 Trik Seks Kilat Sebelum Memulai Aktivitas
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru