Suara.com - Beberapa bulan terakhir, kualitas udara di Indonesia khususnya di Jakarta masuk ke dalam kategori buruk. Artikel pada website nafas indonesia, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta pada bulan ini berada pada level 4 yakni 158 AQI yang artinya tidak sehat.
Pada level 4 ini, sistem pernapasan dan jantung pada anak-anak bahkan orang dewasa mempunyai risiko mengalami situasi kesehatan yang serius.
Banyaknya kendaraan bermotor, perilaku bakar sampah, dan menurunnya intensitas curah hujan menjadi faktor utama penyebab kualitas udara di Jakarta dan daerah sekitar di Indonesia semakin memburuk setiap harinya.
Kondisi kualitas udara yang buruk ini dapat mempengaruhi kesehatan, terutama pernapasan. Jika melihat berdasarkan jenjang usia, anak-anak adalah kelompok usia yang paling rentan terkena flu dan batuk dikarenakan kualitas udara yang buruk.
"Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh pada anak masih belum mature," ungkap dr. Carlinda Nekawaty selaku medical expert Pyridam Farma dalam siaran pers yang Suara.com terima belunm lama ini.
Lebih lanjut lagi, dr. Carlinda Nekawaty menjelaskan bahwa flu dan batuk adalah penyakit yang umum terjadi, orang tua tidak perlu khawatir. Berikut beberapa tips membantu mengatasi batuk dan flu berkepanjangan pada anak:
1. Berikan Si Kecil Air Minum Yang Cukup
Untuk membantu perawatan si kecil saat flu dan batuk, ibu dapat memastikan cairan si kecil terpenuhi dengan memberikan air putih yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi.
Jika si kecil masih berusia dibawah 6 bulan, ibu dapat memberikan ASI yang cukup untuk si kecil. Cara ini dapat membantu si kecil untuk mengeluarkan lendir yang mengganggu di tubuhnya
Baca Juga: 4 Cara agar Tidak Malu di Depan Kamera, Siap Jadi YouTuber?
2. Pastikan Si Kecil Cukup Beristirahat
Anak yang terkena flu dan batuk terkadang menjadi lebih uring-uringan dibandingkan biasanya dan terkadang si kecil kesulitan untuk tidur. Dalam kondisi ini, ibu dapat menemani si kecil dan memastikan ia dapat tidur yang cukup.
Dengan tidur yang cukup dapat membantu mempercepat penyembuhan si kecil. Selain itu, sebaiknya si kecil dapat mengurangi aktivitas bermain di luar rumah untuk sementara hingga gejala flu dan batuk yang dialami membaik.
3. Jauhkan Si Kecil Dari Makanan Dan Minuman Penyebab Batuk
Saat si kecil batuk, pastikan si kecil tidak mengonsumsi makanan serta minuman yang dapat menyebabkan batuk seperti minuman manis, minuman dingin, serta makanan yang pedas dan gorengan.
Saat kondisi si kecil dalam keadaan batuk atau flu, ibu dapat memberikan si kecil makanan berkuah yang hangat sehingga dapat membantu meringankan rasa gatal di tenggorokan serta mengatasi hidung tersumbat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?