Suara.com - Masih ingat dengan sosok Panji Petualang, seorang pembawa acara sekaligus sebagai pawang hewan khususnya ular? Kabarnya, ia mengidap diabetes. Nah, bagaimana cara mengatasi diabetes yang tepat?
Setelah sempat vakum dari dunia entertainment, beberapa waktu terakhir ini nama Panji Petualang kembali ramai di perbincangan. Bahkan, Panji juga kerap diundang sebagai bintang tamu di berbagai acara dengan membawa beberapa binatang kesayangannya.
Sayangnya, Panji kembali tidak muncul di berbagai media hingga menimbulkan rasa penasaran publik. Ternyata, baru-baru ini diketahui bahwa Panji tengah mengidap penyakit diabetes. Sebagaimana dilansir dari sebuah unggahan di akun YouTube Dedi Mulyadi, Dedi Mulyadi tampak tengah berkunjung ke kediaman Panji Petualang dan dirinya sempat terkejut dengan perubahan penampilan Panji.
Saat ini, Panji Petualang diketahui tengah menjalani pengobatan usai tahu jika dirinya mengidap penyakit diabetes. Berkaca dari yang dialami Panji, mari kita simak cara mengatasi diabetes yang tepat seperti di bawah ini.
Cara Mengatasi Diabetes
Perlu dipahami, meskipun seseorang memiliki diabetes namun ia tetap bisa menjalani aktivitas dengan normal. Lantas, bagaimana cara mengatasi diabetes yang tepat?
Caranya adalah bisa dengan menjaga kadar gula darah tidak terlalu tinggi dengan mengubah pola hidup sehat serta menjalani pengobatan diabetes.
- Obat penurun gula darah
- suntik insulin
- pengobatan alami
Semua langkah ini bisa mengatasi gejala serta mencegah komplikasi diabetes melitus.
Diabetes melitus merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang tinggi. Tujuan pengobatan untuk penyakit ini adalah untuk mengendalikan kadar gula darah dalam rentang normal atau rentang yang dianjurkan dokter.
Baca Juga: Kondisi Panji Petualang Terkini, Idap Diabetes Harus Minum Obat Seumur Hidup
Perlu diperhatikan bahwa pengobatan untuk pasien diabetes bisa berbeda-beda tergantung dengan kondisi kesehatan, keparahan gejala diabetes, usia, kemampuan tubuh menerima obat, serta jenis diabetes yang dialami.
Penyebab utama penyakit diabetes tipe 1 yaitu kurang atau tidak adanya produksi hormon insulin yang bertugas untuk membantu penyerapan gula darah menjadi energi di dalam sel-sel tubuh.
Kondisi ini menyebabkan pasien diabetes tipe 1 harus menjalani pengobatan dengan obat insulin untuk menggantikan hormon insulin yang dibutuhkan oleh tubuh.
Sedangkan diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, sehingga pasien diabetes tipe 2 bisa mengendalikan kadar gula darahnya dengan mengubah pola makan atau rutin berolahraga.
Untuk pengobatan diabetes tipe 2 dengan obat atau suntik insulin biasanya akan diberikan ketika hasil diagnosis diabetes menunjukkan kadar gula darah yang telanjur tinggi.
Seperti itulah cara mengatasi diabetes yang tepat sesuai dengan tipe dan kondisi fisik penderita.
Berita Terkait
-
Kondisi Panji Petualang Terkini, Idap Diabetes Harus Minum Obat Seumur Hidup
-
Panji Petualang Idap Diabetes di Usia 34 Tahun, Kenapa Anak Muda Bisa Kena Penyakit Orang Tua?
-
Panji Petualang Makin Kurus gara-gara Diabetes, Ini 7 Camilan Sehat yang Aman Dikonsumsi
-
7 Potret Tranformasi Panji Petualang: Kini Kurus Setelah Digigit Ular Dan Diabetes
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem