Suara.com - Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD jadi salah satu keluhan yang dialami ibu hamil. Kira-kira, ada nggak sih makanan yang bisa meredakan GERD saat hamil?
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Eka Hospital Bekasi, dr. Finna Hardjono, Sp.OG mengatakan GERD saat hamil bisa dialami karena perubahan hormon yang juga bisa menyebabkan pusing, mual, dan mudah lelah. Khusus GERD pada ibu hamil terjadi pada trimester awal, tapi bisa juga terjadi hingga akhir kehamilan.
"GERD ini bisa terjadi karena asam lambung naik ke arah kerongkongan. Peningkatan kadar hormon selama kehamilan akan membuat pergerakan otot saluran cerna melambat sehingga makanan dan asam lambung lebih lama dicerna. Hal ini meningkatkan kemungkinan refluks asam," ujar dr. Finna melalui keterangan yang diterima suara.com, Rabu (9/8/2023)
Kondisi GERD juga bisa diperparah karena perut membesar dan menekan perut. Tapi kondisi ini umumnya akan mereda setelah bayi lahir, dan dr. Finna memastikan kondisi ini tidak akan mempengaruhi perkembangan janin.
Berikut ini makanan untuk ibu hamil yang alami GERD, yangn direkomendasikan dr. Finna:
1. Jahe
Jahe yang bersifat anti inflamasi ini dapat mampu redakan gejala GERD serta mengatasi mual di saat pagi hari.
2. Buah Pisang
Konsumsi buah pisang sebagai sarapan atau selingan sebelum makan berat, ini dilakukan karena pisang merupakan sumber potasium yang dinilai dapat menetralisir kadar asam lambung.
Baca Juga: Menjaga Janin Tetap Sehat, Ibu Hamil Disarankan Minum Air yang Mengandung Mineral Ini
3. Sayuran Daun Hijau
Saat trimester ke-2 dan ke-3, mual saat pagi hari umumnya sudah mereda, namun nafsu makan akan meningkat, ibu disarankan untuk banyak konsumsi sayuran daun hijau.
"Sayuran ini banyak nutrisi serat dan bersifat basa yang tidak menyebabkan GERD, sayuran daun hijau ini seperti kangkung, bayam atau seledri," jelas dr. Finna.
4. Gandum Utuh
Gandum merupakan sumber karbohidrat kompleks seperti oatmeal dan beras merah. Gandum mengandung serat tinggi yang akan membuat ibu merasa kenyang serta meredakan.
5. Daging Tanpa Lemak
Daging ayam atau sapi tanpa lemak merupakan sumber protein hewani yang baik. Konsumsi daging ini haruslah dibuang kulitnya serta diolah hingga benar-benar matang guna menghindari patogen bahaya untuk ibu dan janin.
Selain itu, ada juga gaya hidup yang harus dihindari saat GERD untuk ibu hamil, menurut dr. Finna.
1. Jangan Makan Berlebihan
Konsumsi makanan yang berlebihan akan memperburuk gejala GERD. Sebaiknya makan beberapa kali dalam satu hari dalam porsi kecil setiap kali makan, ini akan membuat makanan lebih mudah dicerna oleh tubuh.
2. Seimbangkan Kadar Nutrisi Gizi
Selalu seimbangkan kadar nutrisi gizi yang diperlukan ibu dan janin, jangan berlebihan yang mengakibatkan meningkatnya berat badan, ini akan akan membuat tekanan pada perut yang terlalu besar yang akan memicu munculnya GERD.
3. Kenakan Pakaian Longgar
Mengenakan pakaian yang longgar dapat membuat tidak terlalu menekan perut. Pakaian yang ketatnya dapat menimbulkan gejala asam lambung.
4. Kurangi Stres
Tingkat stres tinggi dapat semakin memperlambat pencernaan dan membuat pencernaan lebih sensitif terhadap rasa sakit. Dengan demikian makanan akan semakin lama di dalam perut yang memberikan risiko peluang untuk membuat GERD. Selain itu memperbaiki tingkat stress ini agar tidak memberikan pengaruh yang buruk bagi janin yang sedang dikandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa