Suara.com - Punya masalah dengan gigi yang tidak rata? Tak perlu khawatir karena memasang behel bisa menjadi solusi untuk merapikan gigi. Hanya saja, perkiraan biaya merapikan gigi lengkap dengan behel ini tidak murah. Totalnya, tergantung jenis behel dan biaya perawatan serta lamanya waktu pemasangan.
Melansir berbagai sumber, biaya merapikan gigi sangat dipengaruhi jenis behel yang dipilih. Ada empat jenis behel yang umum digunakan di Indonesia yakni behel behel damon, behel keramik, behel transparan, dan behel metal. Behel metal dibanderol dengan harga paling murah yakni Rp3 – Rp12 juta. Namun, bahan logam dan karet akan membuat pemakaian tidak nyaman.
Jika memiliki budget yang lebih, pilihan bisa jatuh pada behel transparan dengan harga Rp20 juta. Kemudian behel keramik dengan warna putih menyerupai gigi dengan harga yang dipatok Rp8 – Rp15 juta.
Terakhir, untuk behel jenis damon harganya bisa mencapai Rp30 juta. Behel ini memiliki keunggulan dibanding jenis lain, yakni tidak lagi menggunakan karet atau pita, melainkan klip logam yang bisa mengunci secara otomatis sehingga rasanya lebih nyaman dan bisa lebih cepat membuat gigi rata.
Tidak cukup hanya dengan biaya membeli behel, meratakan gigi juga perlu kontrol rutin setiap bulan ke dokter gigi. Biaya kontrolnya bisa mencapai Rp300.000 – Rp500.000 per sekali kontrol.
Jika pada umumnya pemakaian behel membutuhkan waktu dua tahun hingga gigi rata dengan estimasi biaya kontrol paling mahal, maka total biaya kontrol selama 24 bulan adalah Rp12 juta.
Dari uraian di atas, perkiraan biaya merapikan gigi lengkap paling minimal adalah Rp15 juta. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan untuk merogoh kocek lebih mahal hingga Rp42 juta.
Tidak perlu khawatir karena biaya yang besar sebenarnya juga sebanding dengan manfaat yang akan didapatkan. Behel tak sekadar membuat gigi tampak rapi, tetapi juga mengatasi masalah kesehatan mulut yakni memperbaiki artikulasi kata yang diucapkan dan mencegah erosi tulang.
Struktur gigi yang tidak rata dapat berdampak kepada kejelasan kata yang kita ucapkan. Nah, penggunaan behel ternyata dapat membantu memperbaiki artikulasi. Hal ini karena behel membantu membuat gigi menjadi rata, sehingga secara langsung membuat artikulasi menjadi lebih jelas.
Baca Juga: Salsa 'Cuaks' TikTok Ngaku Pakai Behel Harga Rp 65 Ribu, Netizen Ketakutan: Calon Pasien Dokter Gigi
Di samping itu, gigi yang tidak sejajar dapat menyebabkan keropos pada tulang,. Hal ini terjadi karena bakteri pada mulut menggerogoti tulang. Penggunanan behel akan menggerakkan ligamen periodontal dengan meregangkan jaringan ikat dan saraf. Hal ini akan membuat tulang terbentuk kembali secara alami.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap 1 Pencuri Alat-alat Dokter Gigi di Medan, Dua Pelaku Masih Berkeliaran
-
Makin Cantik Sehabis Cerai, Kini Inge Anugrah Jalani Perawatan Gigi Sendiri: Senyumnya Makin Mempesona
-
Mahyeldi Minta Distribusi Dokter Gigi Merata di Sumbar, Jangan Menumpuk di Padang
-
Bukan Hanya saat Sakit, 4 Manfaat Rutin ke Dokter Gigi yang Perlu Kamu Tahu
-
Salsa 'Cuaks' TikTok Ngaku Pakai Behel Harga Rp 65 Ribu, Netizen Ketakutan: Calon Pasien Dokter Gigi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?