Suara.com - World Mental Health Day atau Hari Kesehatan Mental Sedunia 2023 yang jatuh pada 10 Oktober 2023 mengingatkan perusahaan pentingnya penyediaan layanan konsultasi psikolog di kantor.
Hal ini diungkap langsung Psikolog Klinis, Talissa Carmelia, M.Psi bahwa setiap orang memiliki masalah seberapa parah dan berapa lama terpapar pada kondisi tersebut. Sehingga alih-alih menyedikan jadwal konsultasi psikolog setahun sekali, disarankan ada pakar yang siap sedia di perusahaan tersebut.
"Sebetulnya kalau dibilang penting, itu penting banget, bahkan sebetulnya, kalau bisa itu secara continue, karena masalah kita nggak pernah tahu, kapan seperti apa dan karena apa, dan tingkat masalah bervariasi," ujar Talissa saat diskusi media P&G Indonesia di Senayan, Selasa (10/10/2023).
Talissa menambahkan, saat ada psikolog yang stand by atau siap sedia di kantor maka hal tersebut bisa jadi pertolongan pertama, jika karyawan mengalami kondisi yang tidak mengenakan secara mental.
"Jadi istilahnya nggak menumpuk. Udah deh, nggak apa apa-nggak apa apa, nggak tahunya terdiagnosa sesuatu, itu kan suatu hal yang jangan sampai terjadi," kata Talissa.
Menurut Talissa, jika tidak memungkinkan psikolog stand by di kantor, ia lebih menyarankan perusahaan menyediakan sesi konsultasi seminggu sekali yang rutin datang, sehingga karyawan tahu kapan bisa stres release.
"Itu bisa membantu preventif mencegah, supaya teman-teman bisa sehat mental, bisa berfungsi, tetap bisa merespon, beremosi dengan tepat," lanjut dia.
Selain itu Talissa juga menjelaskan beberapa tanda seseorang perlu berkonsultasi dengan psikolog, yaitu saat ada kebiasaan yang terjadi beda dari biasanya.
Seperti tidur lebih lama dari biasanya atau sulit tidur, makan lebih banyak dari biasanya atau tidak makan sama sekali, hingga enggan bersosialisasi.
Baca Juga: Anak Anggota DPR Aniaya Pacar hingga Tewas, Reza Indragiri: Polisi Patut Terapkan Pasal Pembunuhan
"Jangan nunggu abaikan-abaikan, satu dua bulan akhirnya nggak bisa kerja, karena ada klien saya begitu, separah dan sepusing itu, jadi lebih baik ada (sesi konsultasi)," pungkas Talissa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien