Suara.com - Kanker selama ini dianggap sebagai penyakit berbahaya dan mematikan, membuat banyak orang kian was-was Kan penyakit tersebut. Padahal, jika melakukan deteksi kanker sejak dini dengan berbagai pemeriksaan fisik dan penanangam yang baik, banyak pengidap kanker yang berhasil sembuh.
Ya, deteksi kanker sejak dini telah terbukti meningkatkan harapan sembuh pengidapnya. Karena langkah ini dapat membuat pengobatan kanker jadi lebih mudah dan efektif. Tidak hanya itu, hal ini juga dapat mencegah penyebaran sel-sel kanker ke bagian tubuh lain.
Direktur Bethsaida Hospital, dr. Pitono Yap, menyebut jika saat ini kunjungan pasien kanker ke rumah sakitnya cukup tinggi. Karenanya diperlukan kesadaran yang besar oleh masyarakat tentang betapa pentingnya deteksi kanker sejak dini.
Untuk deteksi kanker sejak dini, kata dia diperlukan perhatian khusus dari pengidap, keluarga, dan dokter. Sebab ada beberapa hal yang perlu dilakukan, termasuk pemeriksaan medis atau medical check up.
Untuk itulah, bertepatan dengan hari jadi ke-11 pada 12 Desember 2023, Bethsaida Hospital menghadirkan promo deteksi kanker dengan harga khusus tersedia mulai 1 November dan berakhir akhir Desember.
Jenis deteksi dini yang bisa untuk kanker apa saja, mulai kanker payudara, kanker serviks, kanker usus, dan kanker hati, dan lain-lain. Selain itu adapula harga khusus untuk medical check up.
"Kalau promo skrining deteksi dini tidak mahal, supaya menjaring orang-orang dan meningkatkan awarness tentang penyakit kanker. Namanya deteksi dini, kalau ditemukan kelainan kan bisa ditangani lebih lanjut,” ujar dr. Pitono.
Pada kesempatan ini, pihaknya juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkembang dalam bidang pengembangan teknologi medis, yaitu dengan penyediaan alat MRI 3 Tesla, CT Scan 512 Slice, Laboratorium Kateterisasi, ESWL, BMD, dan ambulans yang dilengkapi dengan teknologi terkini.
Baca Juga: Pentingnya Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Skrining Sejak Dini untuk Cegah Kanker Paru
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS