Suara.com - Status kesehatan lansia, menurun seiring dengan bertambahnya usia. Banyak dari mereka yang mengalami masalah psikis maupun fisik seperti terserang penyakit kronis dan merasa kesepian. Hal itulah yang seringkali menyebabkan perubahan pada kualitas hidupnya.
Untuk itulah, beberapa hal dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, salah satunya adalah melalui keberadaan fasilitas panti werdha. Meski tempat ini seringkali digambarkan sebagai tempat yang membuat lansia tidak bahagia, panti untuk lansia sebenarnya tidak selalu buruk.
Pengertian Panti Werdha menurut Departemen Sosial RI adalah suatu tempat untuk menampung lansia dan jompo terlantar dengan memberikan pelayanan sehingga mereka merasa aman, tentram dengan tiada perasaan gelisah maupun khawatir dalam menghadapi usia tua.
Di sini para lansia hidup berdampingan dengan fasilitas lengkap dan memadai, sehingga nyaman sebagai tempat tinggal bagi mereka. Ada berbagai kegiatan yang dilaksanakan di panti.
Mulai dari senam, pengajian, membuat kerajinan dan pemeriksaan kesehatan. Beberapa temuan menjelaskan bahwa senam lansia dapat meningkatkan kekuatan, meningkatkan keseimbangan, menambah energi, mencegah dan menunda penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, dan osteoporosis, meningkatkan mood dan mencegah depresi serta meningkatkan fungsi kognitif atau cara kerja otak.
Demikian juga dengan hal kerohanian hingga kesenian dan kerajinan. Hal tersebut bisa jadi cara yang menyenangkan untuk menjaga otak tetap aktif yakni membuat karya seni termasuk kerajinan tangan dan aktif bersosialisasi dengan orang lain. Menjaga otak tetap aktif merupakan salah satu cara untuk mengurangi risiko demensia atau pikun di hari tua.
Lainnya adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada lansia adalah untuk mendeteksi dini penyakit yang diderita atau ancaman kesehatan yang dihadapi lansia. Hal ini merupakan upaya pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Hal tersebut juga bisa ditemui di Panti Werdha Wisma Mulia yang berlokasi di Jl. Hadiah No. 14-16, Jakarta Barat yang menampung total 85 lansia beserta pengurusnya.
"Jumlah oma bisa dua kali lipat dari jumlah opa. Satu kamar bisa ditempati 1-2 orang oma atau opa, dan diberlakukan juga pembagian per lantai. Lantai 1 dihuni oleh oma dan lantai 2 dihuni oleh opa. Ada oma dan opa yang baru bergabung di Panti Werdha Wisma Mulia, ada juga yang sudah lama bergabung di sini seperti oma Sumini, yaitu sejak 20 tahun lalu,' ungkap Holda, salah satu pengurus Panti Werdha Wisma Mulia.
Baca Juga: Waspadai Bahaya Pengemudi Lansia, Jepang Ciptakan AI Canggih
Untuk terus meningkatkan kualitas hidup para lansia di panti werdha, Aquaproof menunjukkan kepeduliannya dengan berbagi kasih ke panti werdha Wisma Mulia dengan menyiapkan goodie bag, sembako dan kebutuhan lainnya yang harapannya dapat bermanfaat.
Selain penyerahan kebutuhan oma dan opa, digelar pula perayaan ulang tahun yang biasanya dilakukan bersama setiap akhir bulan untuk merayakan oma dan opa serta pengurus yang berulang tahun di bulan itu.
"Harapannya semoga oma dan opa di Panti Werdha Wisma Mulia dapat terus dilimpahkan kebahagiaan dan kesehatan, dan semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya," tutup Vera Veliria, Marketing Communication Manager PT. Adhi Cakra Utama Mulia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!