Suara.com - Isu kesehatan mental yang belakangan ramai semakin mendapatkan perhatian, terutama di kalangan anak muda di Indonesia. Banyak masyarakat yang ingin mengukur atau menguji kesehatan mentalnya melalui kalkulator kesehatan mental online. Cara ini terbilang sangat mudah dan unik karena bisa mengetahui angka atau nilai kesehatan mental kita sendiri.
Kalkulator kesehatan mental online yang saat ini banyak digunakan orang-orang tersebut sebenarnya merupakan tool skrining awal untuk mendeteksi tentang kesehatan mental kita. Dan bukan merupakan hasil akhir dari nilai kesehatan mental kita. Sehingga kalkulator kesehatan mental ini tidak bisa dijadikan patokan utama seseorang dalam mengalami gangguan mental.
Biasanya, kalkulator kesehatan mental online akan mengukur beberapa kategori sesuai jawaban pengguna atas pertanyaan yang telah dibeberkan. Mengutip dari beberapa sumber, kalkulator ini akan mengukur suasana hati, emosi, hubungan dengan orang sekitar, pikiran, tingkat stres, rencana masa depan, kejadian masa lalu hingga dimensi ekstra.
Lantas bagaimana cara menggunakannya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Kalkulator Kesehatan Mental Online
Di bawah ini adalah link hingga cara menggunakan lalkulator kesehatan mental online:
1. Laluibersama.com
Laluibersama.com merupskan situs yang dikembangkan oleh Airlangga Research Group for Translational Medicine and Therapeutics dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Berikut adalah cara menggunakannya:
• Buka laman resmi kalkulator kesehatan mental online melalui link https://laluibersama.com/
Baca Juga: Gaya Hidup Minimalis: Perlindungan Lingkungan hingga Kesehatan Mental
• Pilih menu 'Kalkulator Kesehatan Mental'
• Kemudian akan muncul formulir berisi 21 pertanyaan untuk memeriksa kondisi kesehatan mental seseorang
• Jawab semua pertanyaan yang ada
• Setelah menjawab semuanya, klik menu 'Periksa'
• Terakhir, sistem akan membaca jawaban Anda kemudian menyajikan penilaian tentang kondisi kesehatan mental.
2. Mhanational.org
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien