Suara.com - Peristiwa hilangnya SN, siswi SMAN 61 Jakarta yang sempat mengeluh lelah sekolah, membuat para orangtua lebih memikirkan psikologis anak yang kewalahan menghadapi tugas sekolah.
SN yang sempat dikabarkan hilang pada Selasa 4 Juni 2024 pada dini hari, kini sudah ditemukan. Ia kedapatan menginap di Masjid RS Islam Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, kepada keluarganya SN mengaku lelah bersekolah di SMA yang baru karena kegiatannya padat. Alhasil, SN pilih meninggalkan rumah karena beratnya beban tugas hingga kegiatan yang harus dilaluinya.
Nah, belajar dari peristiwa itu orangtua sebaiknya memperhatikan beberapa tanda kelelahan belajar pada anak yang menurut situs Student Body Care, bisa ditandai dengan anak yang sulit tidur, mati rasa, kabut otak yakni seolah ada kabut tebal yang menghalangi proses berpikir, semangat belajar menurun hingga sakit fisik.
Melansir Medium, Selasa (11/6/2024) kelelahan adalah keadaan ingin tidur atau istirahat. Rasa lelah juga bisa disebabkan karena satu atau lebih melakukan rutinitas sehari-hari. Kondisi ini juga bisa disebabkan karena kurangnya olahraga. Jika dibiarkan kelelahan belajar juga bisa menyebabkan depresi.
Beberapa penyebab kelelahan belajar disebabkan karena mengalami strain otak, terjadi karena meskipun otak beratnya hanya 2 persen dari berat tubuh kita, tapi otak bisa menggunakan 20 persen energi yang dikonsumsi sehari-hari.
Lalu semakin sering otak melakukan tugas mental, maka ia akan semakin banyak memakan energi dari glukosa yang dikonsumsi setiap hari. Kondisi tubuh kekurangan glukosa inilah yang membuat kondisi tubuh kelelahan.
Lingkungan belajar yang buruk juga membuat seseorang siswa mudah mengalami kelelahan. Dari mulai fasilitas yang buruk, jadwal belajar tidak teratur hingga tidak nyaman duduk di kursi empuk dekat jendela tapi cahaya terlampau terang.
Tidak hanya itu rasa cemas juga bisa membuat siswa mudah lelah. Khususnya jika Anda gugup, khawatir hingga tidak nyaman saat belajar maka siswa merasa lelah.
Baca Juga: 4 Hari Hilang, Ini Kronologi Penemuan Siswi SMAN 61 di Masjid Rumah Sakit Islam Pondok Kopi
Kecemasan ini juga meliputi saat siswa khawatir terhadap hasil ujian. Salah satunya bila takut dan khawatir mengalami skenario terburuk yang dialami. Seperti pemikiran sebagai berikut:
"Bagaimana jika saya gagal dalam ujian ini? Jika saya gagal, saya tidak akan lulus. Jika saya tidak lulus, saya tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Tidak ada pekerjaan berarti tidak ada penghasilan,".
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS