Suara.com - Erina Gudono dan Kaesang Pangarep melakukan couple prenatal yoga. Momen tersebut dibagikan oleh akun Instagram sang instruktur @jamilatus.sadiyah, yang dilihat suara.com, Senin (1/7/2024).
"Couple prenatal yoga Mas Kaesang dan Mbak Erina, sehat bersama adik janin yah," ujar @jamilatus.sadiyah.
Melansir situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes), couple prenatal yoga merupakan salah satu modifikasi dari prenatal yoga. Latihan ini dilakukan oleh ibu hamil dengan melibatkan suami. Prenatal couple yoga dapat memperkuat hubungan emosional antara ibu, ayah dan calon bayi.
Meski gerakannya cukup sederhana, namun prenatal yoga mampu meningkatkan energi pada ibu hamil. Gerakan-gerakan yoga yang lembut dapat menghilangkan stres dan rasa cemas atau takut pada proses persalinan, sehingga dapat meningkatkan kesehatan mental ibu hamil.
Prenatal yoga berpasangan juga meningkatkan kesadaran dan kepekaan satu sama lain, serta mempererat hubungan ibu hamil dan suami.
Selain itu, melalui couple prenatal yoga, ibu hamil dan suami dapat menerima satu sama lain, berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan membantu melepas dan mengendalikan perasaan negatif.
Berikut ini beberapa gerakan couple prenatal yoga yang bisa dilakukan suami istri dan rutin sebelum proses melahirkan:
1. Pasangan berdiri saling berhadapan
Manfaat dari gerakan ini yaitu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi, memperkuat otot kaki dan paha, meningkatkan koneksi dan komunikasi antar pasangan.
2. Pasangan duduk saling berhadapan
Saat melakukan ini, pasangan akan mampu meningkatkan fleksibilitas pinggul dan paha, membuka ruang di panggul untuk persiapan persalinan, meningkatkan keintiman dan rasa saling percaya antar pasangan.
3. Pasangan berdiri saling membelakangi
Manfaatnya yaitu memperkuat otot punggung dan bahu, meningkatkan postur tubuh, meningkatkan rasa saling mendukung dan kerjasama antar pasangan.
4. Pasangan berbaring saling berhadapan
Ketika gerakan couple prenatal yoga ini dilakukan maka akan ampuh mengurangi stres dan kecemasan, meningkatkan relaksasi, serta memperkuat ikatan emosional antar pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia