Suara.com - Banyak orang sering meremehkan masalah kulit, padahal kondisi kulit tertentu bisa menjadi tanda awal kanker. Scott Walter, seorang dokter kulit bersertifikat di Denver, meminta 1,2 juta pengikutnya di TikTok untuk mewaspadai gejala tidak biasa yang bisa menjadi tanda penyakit serius.
Salah satu gejala yang perlu diwaspadai adalah pertumbuhan rambut putih dan halus di area yang biasanya tidak berambut. Ini bisa menjadi tanda kondisi kulit langka yang disebut hipertrikosis lanuginosa (HLA).
“Lanugo adalah rambut halus, tidak berpigmen, seperti rambut bayi yang baru lahir,” jelas Walter dalam video TikToknya minggu lalu.
“Pada orang dewasa, pertumbuhan rambut ini bersifat paraneoplastik, yaitu kelainan yang disebabkan oleh kanker internal yang membuat tubuh bereaksi dengan cara tertentu.”
Walter menjelaskan bahwa lanugo dapat tumbuh di telinga, pipi, dan hidung. Kondisi ini terkait dengan berbagai jenis kanker, seperti kanker paru-paru, payudara, rahim, kolorektum, sistem pencernaan, saluran kemih, dan ovarium.
“Yang mengejutkan adalah tanda ini bisa muncul hingga dua setengah tahun sebelum diagnosis kanker, artinya ini bisa menjadi tanda pertama Anda mengidap kanker,” kata Walter. “Meskipun sangat jarang terjadi, ini adalah cara menarik kulit kita memberi tahu bahwa ada sesuatu yang salah di dalam tubuh.”
Menurut Pusat Informasi Penyakit Genetik dan Langka, kurang dari 1.000 orang di Amerika Serikat menderita HLA. Gejalanya meliputi radang lidah, benjolan di lidah, perubahan indra perasa, diare, dan penurunan berat badan.
Dalam satu kasus, seorang perempuan berusia 68 tahun melaporkan lidahnya terasa seperti terbakar dan memiliki rambut lanugo halus di seluruh wajahnya.
Baca Juga: Mengenal Cara Kerja Terapi Sel T-CAR, Harapan Baru Untuk Pasien Leukemia
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat