Suara.com - Musim panas adalah waktu yang ideal untuk menikmati berbagai hidangan lezat, namun gigi sensitif seringkali menjadi kendala.
Menurut laman Hindustan Times pada Rabu (21/8/2025), Dr. Neha Chhabra, Co-Founder Bentodent, mengungkapkan pentingnya memilih pasta gigi untuk gigi sensitif yang berbahan dasar alami untuk mengatasi masalah ini.
Dr. Chhabra menjelaskan bahwa banyak pasta gigi di pasaran mengandung nitrat atau sodiun fluorida, namun ia merekomendasikan pasta gigi yang mengandung bahan alami seperti tanah liat bentonit, cengkeh, propolis, dan daun jambu biji.
Bahan-bahan ini tidak hanya efektif mengurangi sensitivitas, tetapi juga menghindari efek samping seperti iritasi dan perubahan rasa yang sering terjadi pada produk dengan bahan kimia.
Selain menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif, penting untuk membersihkan gigi dengan benang gigi setiap hari.
Metode ini membantu menghilangkan plak dan bakteri dari gusi, meningkatkan kesehatan gusi dan mengurangi sensitivitas. Dr. Chhabra juga menekankan pentingnya minum banyak air untuk membersihkan partikel makanan dan mengencerkan efek minuman asam atau manis.
Kalsium juga berperan penting dalam menjaga kekuatan gigi. "Sertakan produk susu seperti yogurt dan keju dalam diet Anda untuk meningkatkan perawatan mulut Anda," katanya, dikutip dari Antara.
Selain itu, menggunakan obat kumur non-alkohol atau herbal dapat memberikan perlindungan ekstra pada email gigi. Penting juga untuk makan dengan penuh kesadaran dan berkumur setelah makan.
Sheetal Kochhar mengatakan, pemeriksaan kesehatan mulut secara teratur dan penggunaan pasta gigi desensitisasi dapat membantu mengatasi rasa sakit yang terkait dengan sensitivitas gigi.
"Dokter gigi dapat membantu Anda memilih pasta gigi yang tepat. Aplikasi fluoride oleh dokter gigi juga dapat memperkuat gigi dan mengurangi sensitivitas," jelas Kochhar.
Perawatan tambahan untuk mencegah gigi sensitif meliputi perawatan saluran akar, penggunaan sikat gigi berbulu lembut dengan gerakan lembut, cangkok gusi untuk menutupi akar yang terbuka, dan pelindung gigi untuk menghindari terkikisnya email bagi mereka yang memiliki kebiasaan menggeretakkan gigi.
Menghindari makanan asam dan banyak minum air setelah memakannya juga penting untuk menyeimbangkan kadar asam dalam mulut.
Berita Terkait
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Anime Ushiro no Shomen Kamui-san Siap Tayang Musim Panas 2026
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Jangan Dianggap Sepele, Ini 5 Langkah Penting Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya