Suara.com - BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia untuk memberikan akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat. Banyak peserta BPJS bertanya-tanya, apakah Medical Check-Up (MCU) ditanggung oleh BPJS Kesehatan?
Nah, artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai hal tersebut. Pastikan Anda simak ulasan di bawah ini sampai akhir!
Apa Itu Medical Check-Up (MCU)?
Medical Check-Up (MCU) adalah suatu rangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit atau gangguan kesehatan. Pemeriksaan ini biasanya meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, fungsi hati, fungsi ginjal, hingga pemeriksaan radiologi seperti rontgen atau USG.
MCU sangat penting, terutama bagi seseorang yang punya riwayat keluarga dengan penyakit tertentu, gaya hidup tidak sehat, atau yang bekerja di lingkungan dengan risiko kesehatan tinggi.
Apakah MCU Ditanggung BPJS Kesehatan?
Secara umum, BPJS Kesehatan hanya menanggung layanan kesehatan yang bersifat kuratif (pengobatan), rehabilitatif (pemulihan), serta promotif-preventif (pencegahan) tertentu. Sementara itu, MCU termasuk ke dalam kategori pemeriksaan preventif yang bersifat elektif, yaitu tidak wajib dilakukan kecuali atas indikasi medis tertentu.
Itu artinya, MCU tidak ditanggung secara penuh oleh BPJS Kesehatan, kecuali apabila pemeriksaan itu direkomendasikan oleh dokter berdasarkan indikasi medis yang jelas. Misalnya, jika peserta memiliki gejala atau faktor risiko penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung, maka dokter di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dapat memberikan rujukan untuk pemeriksaan lanjutan yang relevan. Pemeriksaan ini dapat ditanggung BPJS jika dianggap bagian dari pengobatan atau pencegahan.
Pemeriksaan MCU yang dilakukan atas inisiatif sendiri atau tanpa rekomendasi dokter, seperti untuk keperluan pekerjaan, pendaftaran sekolah, atau sekadar ingin mengetahui kondisi kesehatan, pada umumnya tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Dalam kasus seperti ini, Anda harus membayar biaya pemeriksaan secara mandiri sesuai dengan tarif yang berlaku di rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan MCU.
Baca Juga: Viral Pegawai BPJS Kesehatan Diduga Gunakan Asuransi Swasta, Sebut karena Pelayanan yang Lambat?
Demikianlah informasi singkat untuk menjawab rasa penasaran Anda terkait apakah MCU ditanggung BPJS atau tidak. Dengan memahami aturan dan prosedur yang berlaku, tentunya Anda dapat memaksimalkan manfaat dari BPJS Kesehatan sekaligus menjaga kesehatan secara optimal.
Cara Daftar Skrining Kesehatan Gratis 2025 Pakai Aplikasi Satu Sehat
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program skrining kesehatan gratis, program ini akan berlangsung mulai Februari 2025. Adapun program ini diberikan kepada masyrakat yang sedang berulang tahun.
Bagi masyarakat yang sedang berulang tahun dan ingin mengikuti program skiring gratis, maka bisa datang langsung ke Puskesmas atau faskes (fasilitas kesehatan) terdekat lainnya cukup dengan menunjukkan kartu identitas.
Selain itu, untuk memastikan kalian terdaftar dalam program ini, silahkan melakukan registrasi atau pembuatan akun di Aplikasi Satu Sehat. Tutorialnya:
- Download aplikasi Satu Sehat di App Store (Apple) atau Play Store (android)
- Buka aplikasi yang sudah terinstal tersebut
- Jika sudah memiliki akun klik "Masuk", lalu isi Email atau Nomor Telepon
- Bagi kalian yang belum memiliki akun Satu Sehat Klik "Daftar"
- Isi data diri dengan lengkap, mulai dari nama, NIK, email yang aktif, tanggal lahir dan jenis kelamin
- Nantinya tanggal atau jadwal skrining kesehatan gratis atau medical check up cuma-cuma dari Kemenkes ini akan diberitahukan melalui aplikasi tersebut. Jadi anda tinggal menunggu notifikasi terbarunya.
Sebagaimana dijelaskan dalam unggahan IG Kemenkes berikut:
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit