Suara.com - Kecil-kecil cabe rawit tampaknya cocok untuk menggambarkan daun kelor. Sebab, meski ukurannya kecil, daun kelor punya berbagai manfaat untuk kesehatan. Karena itulah, daun kelor merupakan salah satu obat tradisional yang cukup umum digunakan.
Berbagai manfaat daun dengan nama Moringa oleifera ini tentu tidak terlepas dari berbagai nutrisi yang dikandungnya. Mulai dari zat besi, kalium, protein serta berbagai mineral dan vitamin.
Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan
Selama tidak dikonsumsi secara berlebihan dan tidak digunakan untuk menggantikan pengobatan medis, berikut adalah berbagai manfaat yang bisa Anda dapat dari daun kelor.
1. Meningkatkan Sistem Imun
Daun kelor merupakan sumber antioksidan yang sangat kaya, termasuk senyawa seperti kuersetin. Antioksidan ini bekerja efektif melawan radikal bebas dalam tubuh Anda, yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan melemahkan sistem kekebalan.
Dengan menetralkan radikal bebas, daun kelor membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi Anda dari berbagai penyakit.
2. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa daun kelor bisa meregulasi kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Kandungan isotiosianat, senyawa antioksidan yang terdapat dalam daun kelor diduga menjadi kunci efek ini.
Baca Juga: 7 Pengobatan Herbal Terbukti untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami
Studi pada manusia menunjukkan potensi penurunan kadar gula darah puasa setelah konsumsi rutin daun kelor, menjadikannya pilihan pendukung bagi pengelolaan diabetes.
3. Meredakan Peradangan di Tubuh
Peradangan kronis dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Daun kelor mengandung senyawa isotiosianat yang memiliki sifat anti-inflamasi atau antiradang.
Meskipun sebagian besar penelitian masih bersifat praklinis, hasilnya menunjukkan potensi daun kelor dalam membantu meredakan peradangan dalam tubuh. Penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi dan memahami sepenuhnya mekanisme kerjanya.
4. Mendukung Kesehatan Penglihatan
Daun kelor adalah sumber beta karoten yang signifikan yang bisa diubah menjadi vitamin A, nutrisi penting untuk kesehatan mata dan juga berperan sebagai antioksidan.
Dengan kandungan beta karotennya, manfaat daun kelor untuk kesehatan mata termasuk membantu melindungi dari stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit mata terkait usia seperti katarak dan degenerasi makula.
5. Membantu Mencegah Disfungsi Ereksi
Aliran darah yang sehat sangat penting untuk fungsi ereksi. Daun kelor berpotensi membantu menjaga kelancaran aliran darah dengan mengendalikan kadar lipid (lemak) dalam darah dan mencegah penyumbatan pada pembuluh arteri
Efek ini secara tidak langsung dapat mendukung kesehatan seksual pria, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi mengalami disfungsi ereksi akibat diabetes atau kolesterol tinggi.
6. Melancarkan Produksi ASI
Bagi ibu menyusui, daun kelor telah lama dikenal sebagai galactagogue atau peningkat produksi ASI alami. Studi ilmiah mendukung penggunaan daun kelor dalam meningkatkan volume ASI pada ibu pascapersalinan, terutama pada hari-hari awal menyusui. Kandungan nutrisi dalam daun kelor diyakini berperan dalam stimulasi produksi hormon prolaktin.
7. Mendukung Kesehatan Otak
Manfaat daun kelor berikutnya adalah mendukung fungsi kognitif yang diatur oleh otak, seperti meningkatkan kemampuan mengingat dan konsentrasi.
Meski begitu, manfaat ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi khasiatnya. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Anda tetap harus melatih kemampuan otak dengan cara membaca, mengurangi screen time, dan mengonsumsi makanan sehat.
Demikian informasi mengenai manfaat daun kelor sebagai kesehatan. Meski begitu, Anda tidak disarankan menggunakan daun kelor sebagai pengganti pengobatan medis.
Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan dari dokter, bicarakan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui keamanan interaksi daun kelor dengan obat tersebut.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak