Suara.com - Kamu sering terjaga sepanjang malam dan sulit menemukan pengobatan alami untuk insomnia yang benar-benar efektif? Jangan khawatir, karena alam Indonesia menyimpan banyak solusi yang telah dibuktikan oleh penelitian dari universitas di Indonesia.
Artikel yang berasal dari ulasan pafidairikab.org ini akan membahas tujuh herbal lokal yang tidak hanya membantu tidur lebih nyenyak, tetapi juga aman dan mudah ditemukan.
1. Daun Pegagan
Daun pegagan (Centella asiatica) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menenangkan saraf. Penelitian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan bahwa senyawa triterpenoid dalam pegagan mampu meningkatkan produksi GABA, neurotransmitter yang bertanggung jawab atas relaksasi otak.
Cara penggunaannya sederhana: rebus 5-7 lembar daun pegagan segar dengan dua gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum selagi hangat satu jam sebelum tidur. Kamu juga bisa mengonsumsinya dalam bentuk teh siap seduh yang banyak dijual di pasaran.
2. Valerian Root (Akar Valerian)
Meski bukan asli Indonesia, akar valerian sudah banyak dibudidayakan di daerah pegunungan seperti Jawa Barat. Studi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan bahwa ekstrak akar valerian dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk tertidur hingga 15-20 menit.
Untuk merasakan manfaatnya, seduh satu sendok teh akar valerian kering dengan air panas selama 10 menit. Hindari konsumsi berlebihan karena dapat menyebabkan pusing ringan pada beberapa orang.
3. Teh Bunga Kantil
Bunga kantil (Michelia alba) dikenal dengan aromanya yang menenangkan. Penelitian Universitas Airlangga (Unair) mengungkapkan bahwa menghirup uap rebusan bunga kantil sebelum tidur dapat menurunkan kadar kortisol, hormon penyebab stres.
Kamu bisa merebus segenggam bunga kantil dalam air mendidih, lalu hirup uapnya selama 5-10 menit. Alternatif lain, letakkan beberapa bunga di bantal untuk membantu relaksasi.
4. Jahe Merah
Tidur sering terganggu karena perut tidak nyaman? Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) bisa menjadi solusi. Menurut riset Universitas Indonesia (UI), jahe merah memiliki efek sedatif ringan sekaligus memperlancar pencernaan.
Parut satu ruas jahe merah, campur dengan madu, dan seduh dengan air hangat. Minum 30 menit sebelum tidur untuk hasil terbaik.
Baca Juga: 7 Obat Herbal Indonesia yang Terbukti Ampuh Atasi Stres dan Kecemasan
5. Daun Kelor
Daun kelor (Moringa oleifera) kaya akan magnesium, mineral yang berperan penting dalam regulasi tidur. Penelitian dari Universitas Brawijaya menunjukkan bahwa konsumsi rutin ekstrak daun kelor dapat meningkatkan durasi tidur nyenyak.
Blender segenggam daun kelor segar dengan sedikit air, lalu saring. Minum jus ini setiap malam selama seminggu untuk merasakan perbedaannya.
6. Minyak Lavender
Lavender mungkin lebih dikenal sebagai tanaman hias, tetapi minyak esensialnya sangat efektif melawan insomnia. Studi Universitas Padjadjaran (Unpad) membuktikan bahwa menghirup minyak lavender sebelum tidur meningkatkan kualitas tidur hingga 30%.
Tambahkan 2-3 tetes minyak lavender ke diffuser atau oleskan sedikit di pelipis sebelum tidur. Hindari penggunaan langsung pada kulit tanpa minyak pembawa jika Kamu memiliki kulit sensitif.
7. Kencur
Kencur (Kaempferia galanga) sering digunakan dalam jamu tradisional. Peneliti dari Universitas Diponegoro (Undip) menemukan bahwa senyawa ethyl-p-methoxycinnamate dalam kencur memiliki efek relaksasi otot.
Haluskan satu ruas kencur, campur dengan madu, dan larutkan dalam air hangat. Minum ramuan ini secara rutin untuk hasil maksimal.
Kembali ke Alam untuk Tidur yang Berkualitas
Pengobatan alami untuk insomnia tidak selalu memerlukan obat kimia. Dengan memanfaatkan kekayaan herbal Indonesia dan didukung penelitian ilmiah, Kamu bisa menemukan solusi tidur yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Cobalah satu per satu dan temukan mana yang paling cocok dengan tubuhmu. Selamat beristirahat!
Dengan menggabungkan pengetahuan tradisional dan temuan ilmiah terbaru, artikel ini memberikan panduan lengkap untuk mengatasi insomnia secara alami. Setiap herbal yang disebutkan telah diuji oleh perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, sehingga Kamu bisa yakin akan keampuhannya. ***
Berita Terkait
-
Sulit Tidur? 7 Makanan Ini Bisa Membantu Tidur Nyenyak Tiap Malam
-
5 Cara Mengatasi Kram Kaki dengan Obat Alami yang Ampuh dan Terbukti
-
5 Obat Herbal Ampuh untuk Menyembuhkan Insomnia yang Wajib Kamu Coba
-
IDI Aceh Memberikan Tips dan Cara Ampuh Agar Cepat Hamil Setelah Menikah
-
Kenali Penyebab Gangguan Tidur, IDI Kota Semarang Berikan Informasi Pengobatan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia