6. Mengkudu
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melaporkan bahwa senyawa scopoletin dalam mengkudu memperlebar pembuluh darah. Meski aromanya kurang sedap, jus mengkudu bisa Kamu campur dengan madu atau buah lain. Konsumsi 30 ml setiap pagi untuk menjaga tekanan darah stabil.
7. Temulawak
Universitas Diponegoro (Undip) menemukan bahwa temulawak mengandung kurkuminoid 90% lebih tinggi daripada kunyit biasa. Senyawa ini membantu mengurangi plak di arteri. Parut 100 gram temulawak, peras airnya, lalu campur dengan 2 sendok makan madu. Minum 2 kali sehari sebelum makan.
Cara Tepat Mengombinasikan Herbal untuk Hasil Maksimal
Meski herbal aman, Kamu perlu memperhatikan dosis dan interaksinya dengan obat lain. Misalnya, hindari mengonsumsi rosella bersamaan dengan obat diuretik karena berisiko menurunkan tekanan darah secara drastis. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum memulai terapi ini. Selain itu, imbangi dengan pola makan rendah garam dan olahraga teratur.
Mengapa Herbal Lebih Aman untuk Jangka Panjang?
Data dari Pusat Studi Biofarmaka IPB menjelaskan bahwa herbal bekerja dengan memperbaiki fungsi organ secara holistik, bukan sekadar menekan gejala. Berbeda dengan obat kimia yang berisiko menyebabkan gangguan ginjal atau hati jika dikonsumsi terus-menerus, herbal cenderung ramah pada tubuh asal digunakan sesuai anjuran.
Sudah Siap Beralih ke Herbal?
Baca Juga: Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual
Dengan segudang bukti ilmiah dari lembaga terpercaya di Indonesia, tidak ada alasan untuk ragu mencoba herbal pengganti obat kimia untuk hipertensi. Mulailah dengan satu jenis herbal, pantau perkembangannya, dan kombinasikan dengan gaya hidup sehat. Siapa tahu, ini jadi solusi permanen untuk tekanan darahmu! ***
Berita Terkait
-
7 Rahasia Daun Sukun untuk Jantung Sehat: Bukti Ilmiah dan Cara Mengolahnya
-
7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan
-
5 Bahaya Tak Terduga Konsumsi Herbal Berlebihan bagi Pengidap Hipertensi yang Jarang Diungkap
-
Daftar Makanan Pencegah Sakit Jantung
-
IPO MDLA Raup Rp 685 Miliar, Oversubscribe Lebih Dari 6 Kali
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?