Bulan Desember 2024 lalu, AstraZeneca berkesempatan untuk ikut serta dalam forum kebijakan Lung Health for Life bersama dengan para pakar medis untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata bagi kesehatan pernapasan di Asia.
Dalam diskusi tersebut, AstraZeneca menyoroti beberapa tantangan umum dalam mewujudkan perawatan pasien yang optimal, antara lain: kurangnya diagnosis yang tepat, akses terhadap layanan berkualitas, dan dampak perubahan iklim.
Esra Erkomay, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, mengatakan bahwa penanganan CRD membutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Penguatan riset dan data tentang dampak perubahan iklim serta polusi udara terhadap CRD dapat mendorong kolaborasi lintas sektor—antara bidang kesehatan, lingkungan, dan pembangunan.
Di sisi layanan, penting untuk meningkatkan literasi masyarakat, memperluas pelatihan tenaga medis, serta memastikan ketersediaan alat diagnosis seperti spirometri di fasilitas primer. Pengembangan sistem rujukan, penyediaan obat esensial di semua tingkat layanan, dan penerapan panduan klinis secara konsisten juga menjadi bagian penting dari solusi jangka panjang.
Sebagai bagian dari komitmennya dalam meningkatkan penanganan CRD, AstraZeneca terus memperkuat perannya di Indonesia melalui pendekatan yang menyeluruh.
AstraZeneca aktif menjadi mitra pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dan tata laksana penanganan CRD yang mengacu pada pedoman global terkini dan direkomendasikan. Salah satu fokusnya adalah mendukung penerapan pedoman Global Initiative for Asthma (GINA) 2025, yang tidak lagi merekomendasikan penggunaan SABA tunggal dan menganjurkan terapi berbasis pelega antiinflamasi.
Di sisi lain, AstraZeneca juga fokus pada peningkatan kapasitas layanan, mulai dari edukasi tenaga kesehatan dan masyarakat, hingga perluasan akses terhadap terapi inovatif untuk pasien asma dan PPOK melalui kerja sama dengan jaringan distributor farmasi.
Dalam hal edukasi kepada masyarakat lebih luas, AstraZeneca menghadirkan platform digital nafaslega.id dan stopketergantungan.id sebagai sumber informasi terpercaya seputar asma, termasuk pentingnya penggunaan terapi inhalasi yang sesuai. Seluruh inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen AstraZeneca dalam membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh dan berdaya adaptif dalam menghadapi tantangan jangka panjang.
Menjawab tantangan penyakit pernapasan kronis tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kesadaran kolektif dan komitmen jangka panjang dari seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, penyedia layanan, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat—untuk bersama-sama membangun sistem kesehatan yang lebih kuat, adil, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Di Balik Naiknya Kasus Gagal Ginjal, BPJS Kesehatan Jadi Penyelamat Jutaan Jiwa Termasuk Disabilitas
Dengan langkah kolaboratif yang tepat, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kualitas hidup masyarakat, di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk bebas bernapas, bebas beraktivitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal