Suara.com - SnackVideo Indonesia, platform video pendek yang merupakan bagian dari Kuaishou Group, memperkuat komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program "Desa Sejahtera SnackVideo".
Setelah sukses dengan fokus pada olahraga di Banten dan Jawa Barat pada awal tahun, kini program tersebut hadir di Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengan mengusung tema "Pemberdayaan Pendidikan".
Lokasi pertama yang dipilih adalah SMAN 1 Baturraden di Desa Rempoah, yang meskipun memiliki fasilitas pendidikan lengkap, masih menghadapi tantangan serius.
Sebagian besar komputer sekolah sudah usang dan tidak berfungsi, menghambat proses belajar-mengajar dan membatasi akses siswa terhadap dunia digital.
Keterbatasan ekonomi warga juga kerap membuat banyak anak putus sekolah. Atas dasar itulah, SnackVideo memilih SMAN 1 Baturraden sebagai lokasi utama untuk menyalurkan bantuan pendidikan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 7 Agustus 2025. SnackVideo berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas untuk menggelar Cek Kesehatan Gratis bagi lebih dari 300 pelajar kelas 10 SMAN 1 Baturraden.
Pemeriksaan ini mencakup tekanan darah, gula darah, dan tes penglihatan. Acara ini merupakan dukungan nyata terhadap program Cek Kesehatan Gratis di sekolah yang baru diluncurkan Kemenkes pada 4 Agustus 2025.
Selain itu, SnackVideo bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwokerto menyelenggarakan workshop anti-cyberbullying untuk pelajar kelas 12.
Menggandeng konten kreator SnackVideo dan Bimas Polresta Banyumas, para siswa dibekali pengetahuan dan studi kasus nyata untuk menjadi warga digital yang bertanggung jawab.
Baca Juga: 9 Superkomputer Tercanggih di Dunia, Tercepat Januari 2025
Puncak acara diselenggarakan pada 8 Agustus 2025 di Lapangan Akrab, Desa Rempoah. SMAN 1 Baturraden secara simbolis menerima bantuan unit komputer baru untuk melengkapi fasilitas laboratorium sekolah. Donasi ini sangat krusial, mengingat fasilitas komputer sekolah tidak pernah diperbarui sejak Ujian Nasional (UN) ditiadakan.
Acara puncak ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lainnya. Ada kompetisi musik antar-sekolah bertajuk "SnackVideo Mencari Bakat" yang diikuti perwakilan tujuh sekolah dan dinilai langsung oleh juri seniman profesional.
Zona interaktif dari mitra seperti realme dan Ruangguru, layanan cek kesehatan gratis dari Kemenkes, serta berbagai permainan bertema Hari Kemerdekaan turut memeriahkan acara.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas, Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Komisi A DPRD Jawa Tengah, Kemenkes RI, dan HMI Cabang Purwokerto, serta 2.000 warga. Yugo Prabowo, Direktur Operasional SnackVideo Indonesia, menyampaikan visi strategis program ini.
"Kami akan terus melanjutkan ‘Desa Sejahtera SnackVideo’ di seluruh Pulau Jawa. Pergantian fokus dari olahraga ke pendidikan pada musim ini bertujuan untuk menjawab tantangan infrastruktur yang mendesak," ujarnya. Ia berharap, bantuan ini dapat mengurangi kesenjangan digital dan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih setara.
Ahmad Fikri Andriyanto, Ketua HMI Cabang Purwokerto, menyatakan kebanggaannya dapat bersinergi dalam program "Snack Cerdaskan Desa", dengan harapan kolaborasi ini dapat berlanjut ke desa-desa lain.
Berita Terkait
-
Presentasi Lebih Mudah dengan Tablet Canggih, Ini Deretan Rekomendasinya
-
Panduan Lengkap Membeli Komputer All-in-One: Estetika Minimalis vs. Keterbatasan Upgrade
-
10 Antivirus Terbaik 2025: Gratis tapi Ampuh Lindungi Komputer dari Malware
-
Jadwal ANBK 2025 Jenjang SD, SMP, SMA/SMK Sesuai NPSN dan Dapodik
-
7 Aplikasi Penghasil Uang Terbaru, Langsung Cair ke DANA
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?