- Terapi imunologi sel membantu meningkatkan sistem imun dan mendukung pemulihan pasien dengan berbagai penyakit kronis.
- Widya Esthetic Clinic memberikan terapi ini secara gratis sebagai bagian dari perayaan 10 tahun klinik.
- Klinik ini menggunakan teknologi mutakhir berstandar internasional dan mendorong kolaborasi untuk memperluas manfaat terapi di Kalimantan Selatan.
Suara.com - Terapi imunologi sel kini semakin dikenal sebagai salah satu metode perawatan modern yang dapat membantu menangani berbagai penyakit kronis, mulai dari diabetes melitus, stroke, jantung, hingga autoimun dan alergi kronis.
Terapi ini bekerja dengan memanfaatkan kemampuan sel tubuh untuk meningkatkan sistem imun, memperbaiki fungsi organ, dan mendukung proses pemulihan pasien secara alami.
Dengan pendekatan yang aman dan berbasis teknologi mutakhir, terapi imunologi sel menawarkan harapan baru bagi pasien yang membutuhkan perawatan lebih personal dan efektif.
Di Banjarmasin, Widya Esthetic Clinic merayakan 10 tahun kehadirannya dengan memberikan layanan Terapi Imunologi Sel secara gratis kepada masyarakat. Program ini ditujukan bagi pasien berusia 13 hingga 85 tahun yang menderita berbagai kondisi kronis.
“Kami ingin merayakan momen ini dengan sesuatu yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar dr. Ayu Widyaningrum, founder Widya Esthetic Clinic.
Terapi ini menggunakan teknologi mutakhir berstandar Harvard University dan secara normal bernilai hingga Rp5 juta per pasien.
Selain memberikan akses terapi yang lebih luas, Widya Esthetic Clinic juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan agar manfaat terapi imunologi sel dapat dirasakan oleh lebih banyak warga Kalimantan Selatan.
Dari awal yang sederhana dengan satu tempat tidur perawatan di rumah, kini klinik ini telah berkembang menjadi fasilitas besar dengan puluhan tempat tidur, menawarkan layanan inovatif yang telah diakui baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Gigi Rapi Bukan Cuma Soal Kawat Gigi! Kenali Myofungsional Therapy untuk Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya