Dampaknya bersifat ganda:
- Pembakaran Lemak: Penurunan kadar insulin memicu tubuh untuk lebih mudah mengakses dan membakar simpanan lemak jahat.
- Stabilitas Gula Darah: Proses ini menciptakan keseimbangan gula darah jangka panjang, yang menjadi garda terdepan dalam pencegahan maupun penanganan diabetes tipe 2.
4. Efek Neuroprotektif: Nutrisi bagi Kecerdasan Otak
Dampak puasa ternyata melampaui kesehatan fisik hingga menyentuh fungsi kognitif. Mark Mattson, pakar neurosains dari Johns Hopkins University, menemukan bahwa puasa merangsang produksi protein BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor).
"BDNF kerap dianalogikan sebagai 'pupuk' bagi otak. Protein ini bertanggung jawab memacu pertumbuhan neuron baru dan mempererat koneksi antar-sel saraf (sinapsis)."
Peningkatan kadar BDNF inilah yang memberikan sensasi kejernihan pikiran (mental clarity) dan fokus yang lebih tajam bagi mereka yang telah terbiasa dengan pola puasa.
Sains modern membuktikan bahwa kesehatan yang optimal sering kali tidak dicapai dengan menambahkan zat luar seperti obat atau suplemen secara berlebihan.
Sebaliknya, pemulihan sejati terjadi saat kita memberikan tubuh kesempatan untuk beristirahat. Puasa memberikan waktu bagi mesin biologis kita untuk menjalankan fungsi alaminya: menyembuhkan dan meregenerasi diri sendiri.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
Berita Terkait
-
Wajib Coba, Food Avenue Baru di Bogor Tawarkan Surga Kuliner Ramadan: Dari Soto Hingga Bakso!
-
Doa Buka Puasa Ramadan Apakah Beda dengan Doa Buka Puasa Sunah?
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Work-Life Balance Saat Ramadan: Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Makna
-
Sahur Jakarta Jam Berapa? Ini Panduan Lengkap Selama Ramadan 2026
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?