- PT Darya-Varia Laboratoria Tbk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 2.000 masyarakat di Pulau Jawa dalam rangka ulang tahun ke-50.
- Program ini menyediakan cek tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol untuk mendorong deteksi dini penyakit secara proaktif.
- Masyarakat diimbau membeli obat di fasilitas resmi serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan diagnosis mandiri.
Suara.com - Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat terus meningkat, namun masih banyak yang belum memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta cara memilih produk kesehatan yang tepat.
Padahal, dua hal ini menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh dan mencegah risiko penyakit sejak dini.
Dalam rangka memperingati 50 tahun perjalanannya, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk menghadirkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi 2.000 masyarakat di Pulau Jawa.
Program ini menjadi bagian dari kampanye “50 Years of Health, 50 Years of You” yang bertepatan dengan World Health Day, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam memantau kondisi kesehatannya.
Presiden Direktur Darya-Varia, Ian Kloer, menegaskan pentingnya langkah preventif dalam menjaga kesehatan. Ia mengatakan, di usia ke-50 ini, Darya-Varia tidak hanya merayakan perjalanan perusahaan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Melalui program pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam memantau kondisi kesehatannya sebagai langkah awal pencegahan,” kata dia.
Program ini bekerja sama dengan Apotek Alpro dan Apotek Viva untuk menghadirkan layanan cek kesehatan seperti gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah, lengkap dengan konsultasi langsung bersama tenaga kesehatan profesional.
Cek Kesehatan: Langkah Awal yang Sering Diabaikan
Pemeriksaan kesehatan rutin sering kali dianggap tidak penting, terutama bagi mereka yang merasa sehat. Padahal, banyak penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi tidak menunjukkan gejala di tahap awal.
Baca Juga: Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Melalui program ini, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini. Dengan mengetahui kondisi tubuh lebih awal, seseorang dapat mengambil langkah yang tepat sebelum penyakit berkembang lebih serius.
Selain cek kesehatan, masyarakat juga diingatkan untuk lebih bijak dalam membeli obat atau suplemen. Apt. Rupa Lesty, S.Farm dari Apotek Alpro membagikan tiga prinsip penting agar tidak salah memilih produk kesehatan.
1. Pastikan Produk Terdaftar dan Terverifikasi
Ia menjelaskan bahwa masyarakat harus memastikan produk memiliki izin edar resmi dan dapat dicek melalui barcode.
“Sekarang setiap produk wajib memiliki barcode. Kita bisa scan dan memastikan apakah produk tersebut terdaftar dan mengarah ke informasi resmi atau tidak,” jelasnya.
Langkah ini penting untuk menghindari produk palsu atau ilegal yang berisiko bagi kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!