- Gaya hidup modern meningkatkan risiko penyakit kronis yang sering berkembang tanpa gejala pada usia produktif saat ini.
- Dr. Timoteus Richard menekankan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan sebelum menjadi komplikasi yang serius.
- Bethsaida Hospital menyediakan layanan deteksi dini dan monitoring kesehatan berkelanjutan guna memastikan kualitas hidup pasien tetap optimal.
Menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan berobat saat sakit. Justru, langkah paling penting adalah pencegahan dan deteksi dini.
Menurut dr. Timoteus Richard, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Bethsaida Hospital Gading Serpong, sebagian besar penyakit kronis berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas.
"Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan rutin sangat penting agar kondisi dapat dikendalikan sejak awal dan tidak berkembang menjadi komplikasi,” jelas dia.
Pemeriksaan rutin membantu memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi tubuh, termasuk:
1. Pemeriksaan Laboratorium Berkala
- Gula darah puasa & HbA1c: Untuk mendeteksi risiko diabetes.
- Profil lipid: Memeriksa kadar kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida.
- Fungsi ginjal: Pemeriksaan ureum, kreatinin, dan eGFR.
- Fungsi hati: Memastikan kesehatan hati.
- Asam urat: Untuk memantau risiko gout.
- Pemeriksaan hormon: Sesuai indikasi medis.
2. Monitoring Tekanan Darah dan Berat Badan
Evaluasi rutin tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), dan lingkar perut untuk menilai risiko sindrom metabolik.
3. Pemeriksaan Jantung
Pemeriksaan EKG, treadmill test, atau echocardiography sesuai dengan kebutuhan medis.
Baca Juga: Gaya Hidup Modern: Saat VR Jadi Bagian dari Cara Kita Menikmati Aktivitas Sehari-hari
4. Evaluasi Gaya Hidup
Menggali pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan tingkat stres untuk mencegah gangguan kesehatan lebih lanjut.
Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan sejak dini, sehingga pencegahan dan pengelolaan risiko dapat dilakukan lebih efektif.
Tanpa pengelolaan yang tepat, penyakit kronis dapat berkembang menjadi komplikasi serius, seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, kerusakan saraf (neuropati), gangguan penglihatan hingga luka yang sulit sembuh.
“Tujuan utama kami bukan hanya menurunkan angka di hasil laboratorium, tetapi menjaga kualitas hidup pasien tetap optimal. Dengan monitoring rutin dan kepatuhan terhadap terapi, komplikasi dapat dicegah,” tegas dr. Timoteus.
Cara Mencegah: Kunci Ada di Konsistensi
Pencegahan penyakit kronis sebenarnya bukan hal rumit, tetapi membutuhkan komitmen jangka panjang.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain, menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, .engelola stres dengan baik, tidur cukup dan berkualitas, menghindari rokok dan alkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Karena itu, deteksi dini dan monitoring rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tetap optimal dalam jangka panjang.
Melalui pemeriksaan yang terarah serta evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan dan gaya hidup, risiko penyakit dapat dikendalikan lebih awal sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
Sebagai hospital yang mengedepankan layanan komprehensif, Bethsaida Hospital Gading Serpong menghadirkan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan dan pemantauan jangka panjang.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, menyampaikan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berorientasi pada pencegahan.
"Melalui deteksi dini, monitoring berkala, serta kolaborasi multidisiplin, kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang tepat, aman, dan berkelanjutan demi kualitas hidup yang lebih baik,” tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit