- Sama-sama demam dan batuk, penting mengetahui cara membedakan infeksi hantavirus dan flu
- Hantavirus menyebar melalui kontak dengan kotoran tikus, sedangkan influenza menular antarmanusia lewat percikan batuk atau bersin.
- Infeksi hantavirus lebih berisiko ketimbang flu, karena bisa menyebabkan gagal napas serta gangguan ginjal.
HAntavirus memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi. Berdasarkan data organisasi kesehatan, tingkat fatalitas HPS bisa mencapai 38%, sementara flu musiman umumnya memiliki tingkat risiko yang jauh lebih rendah, meski tetap berbahaya bagi kelompok rentan.
Gejala Hantavirus
Pada fase awal (1-5 hari), gejala hantavirus dan flu sulit dibedakan. Penderita akan mengalami demam, sakit kepala, dan nyeri otot pada bagian tubuh yang besar seperti paha, punggung, dan bahu.
Namun, perhatikan perbedaan signifikan pada fase lanjutannya. CDC menyebut gejala awal hantavirus sering muncul 1 hingga 8 minggu setelah paparan virus.
Gejalanya meliputi: demam, nyeri otot, sakit kepala, lemas berlebihan, mual dan muntah.
Dalam tahap lanjut, penderita hantavirus bisa mengalami batuk dan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.
Sementara gejala flu muncul lebih cepat dibanding hantavirus, umumnya berupa: demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan nyeri badan.
Cara Mencegah Hantavirus dan Flu
Pencegahan hantavirus berfokus pada menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari paparan tikus. WHO menyarankan penggunaan sarung tangan dan masker saat membersihkan area yang berpotensi tercemar kotoran hewan pengerat.
Untuk flu, vaksin influenza tahunan menjadi langkah perlindungan paling efektif. Selain itu, masyarakat dianjurkan rutin mencuci tangan, memakai masker saat sakit, dan menjaga daya tahan tubuh.
Jika mengalami demam disertai sesak napas setelah terpapar lingkungan kotor atau banyak tikus, segera periksa ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan cepat.
Baca Juga: AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?