Health / Konsultasi
Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB
Ilustrasi tikus penyebab Hantavirus. [Suara.com/Emma]
Baca 10 detik
  • Hantavirus di Indonesia ditularkan melalui berbagai jenis tikus yang hidup di permukiman, perkebunan, dan area pertanian.
  • Penularan kepada manusia terjadi saat menghirup partikel virus dari urine, kotoran, atau air liur tikus yang mengering.
  • Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta membatasi akses tikus agar risiko paparan virus dapat diminimalkan.

7. Maxomys surifer
Dalam penelitian yang sama, Maxomys surifer turut dilaporkan sebagai reservoir hantavirus baru di Indonesia. Tikus ini lebih sering ditemukan di area semak atau hutan sekunder yang berdekatan dengan lingkungan manusia.

Bagaimana Hantavirus Menular?

Hantavirus tidak menular langsung dari gigitan tikus saja. Penularan paling sering terjadi ketika manusia menghirup partikel virus dari urine, kotoran, atau air liur tikus yang mengering dan bercampur dengan debu.

Selain itu, penularan juga bisa terjadi melalui:

  • Menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu memegang hidung atau mulut
  • Mengonsumsi makanan yang terpapar kotoran tikus
  • Gigitan tikus, meski kasusnya lebih jarang

Cara Mencegah Penularan Hantavirus

Untuk mengurangi risiko hantavirus, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus di sekitar rumah. Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

  • Menutup akses masuk tikus ke rumah
  • Menyimpan makanan dalam wadah tertutup
  • Membersihkan gudang atau area lembap menggunakan masker dan sarung tangan
  • Tidak menyapu kotoran tikus dalam keadaan kering karena dapat menyebarkan partikel virus ke udara
  • Membuang sampah secara rutin
  • Membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar rumah

Karena banyak jenis tikus penyebab hantavirus hidup sangat dekat dengan manusia, kewaspadaan terhadap kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah penularan penyakit ini.

Load More